Unduh Aplikasi

Listrik sering padam, PLN Blangpidie dinilai tidak profesional

Listrik sering padam, PLN Blangpidie dinilai tidak profesional
Ilustari pemadaman listrik, Foto.Istimewa
ACEH BARAT DAYA - Sejak beberapa pekan terakhir ini, krisis energi listrik  kembali dialami warga, penerangan yang stabil sepertinya bukan harapan bagi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Betapa tidak, seiring waktu berjalan baik siang hari maupun malam. Pemadaman listrik di daerah yang berjulukan Breuh Sigupai ini masih saja terus terjadi. Parahnya lagi, pemadaman listrik beberapa hari belakangan ini terjadi hampir tiap malam.

Jika pun terjadi pemadaman dalam waktu singkat, bisa dipastikan akan terjadi berulang kali. Tentunya tersebut sangat disayangkan, bahkan terjadi setelah Kepala PLN Rayon Blangpidie telah di ganti dengan sosok pemimpin yang lebih muda jika dibandingkan dari kepala PLN  sebelumnya.

Salah seorang warga di Kota Blangpidie, mengeluhkan pemadaman listrik yang kerap terjadi pada malam hari. Selain memicu terjadinya tindak pidana pencurian, pemadaman listrik yang berulang kali terjadi dalam satu waktu itu, ditengarai juga sebagai penyebab kerusakan alat elektronik rumah.

"PLN Blangpidie tidak profesional. buktinya, kami rakyat kecil selalu yang dirugikan. Padahal kami rutin membayar listrik, tapi kok PLN tak pernah bisa membenahi kinerja mereka dengan baik, tak pernah becus menangani kerusakan listrik yang ada. Kalau pemadaman selalu dikatakan karena adanya gangguan, kenapa tidak diantisipasi dari jauh-jauh hari, bagaimana kesiapan mesin cadangan, apa peralatan mesinnya masih layak pakai, jika mesinnya tidak layak pakai, kenapa PLN tak berani memutuskan kontrak dengan penyewa mesin. Jangan jangan ada kongkalikong disana," ujar  salah seorang  kepala rumah tangga tidak mau ditulis namanya.

Sumber yang enggan disebut indentitas tersebut juga menambahkan, sejak terjadinya pemadaman listrik di wilayahnya beberapa hari belakangan ini, praktik pencurian kendaraan bermotor, alat-alat elektronik seperti yang terjadi di Kecamatan Tangan-Tangan pada beberapa hari yang lalu.

Berdasarkan pantauan AJNN dilapangan pada Senin (20/10) malam, pemadaman listrik terjadi di Kecamatan Lembah Sabil, Manggeng, Tangan- Tangan dan Setia, mulai pukul 20.00 hingga 00.00 WIB. Bahkan beberapa hari sebelumnya juga telah mengalami byarpet (penerangan yang tidak stabil-red) berulang ulang kali terjadi hanya berselang bebera jam lamanya.

Sementara itu di tempat terpisah pemadaman listrik juga terjadi di Kecamatan Susoh dan Blangpidie, Minggu (19/10), sejak pukul 20.00 hingga 22.30 WIB lewat pemadaman listrik masih terus berlangsung. Padahal beberapa hari sebelumnya juga terjadi pemadaman yang sama bahkan berlangsung ke esokan harinya selama berturut- turut.

Kepala PLN Rayon Blangpidie Persatuan Harahap saat dikomfirmasi AJNN menyangkut pemandaman listrik, ia membantah kalau pihaknya tidak sigap, ia mengatakan pihaknya selalu profesional dalam bekerja. Seringnya terjadi pemadaman dalam wilayah Abdya  disebabkan masih terjadi kekurangan arus mencapai 800 KW. Sedangkan pasokan yang ada hanya sedikit, tidak mencukupi kebutuhan.

Meskipun sudah dibantu dari PLTU Nagan Raya, namun arus listrik untuk kebutuhan wilayah Blangpidie juga tidak terpenuhi. “ Makanya kami lakukan pemadaman secara bergiliran” ungkap kepala PLN Blangpidie,” kata Persatuan Harahap.

Dikatakan Hararap, pasokan arus listrik yang ada di Abdya hanya cukup untuk tujuh Kecamatan saja, yaitu mulai dari Kecamatan Jeumpa hingga Kecamatan Lembah Sabil. Sedangkan untuk kebutuhan arus Kecamatan lainnya dialihkan ke wilayah Aceh Selatan. Sementara untuk Kecamatan Babahrot dan Kuala batee arusnya disalurkan melalui PLTU Nagan Raya.

Ditambahkannya, pihak PLTU Nagan Raya dalam jangka 10 hari kedepan akan melakukan pemeliharaan. “Itulah sebabnya, ketujuh Kecamatan tersebut, sehingga terpaksa  dilakukan pemadaman secara bergilir dengan tujuan untuk mencukupi kebutuhan di  dua Kecamatan lainnya yaitu Kuala Batee dan Babahrot,” ungkap Harahap.

YAN/MAT
Kyriad Muraya Hotel Aceh

Komentar

Loading...