Unduh Aplikasi

Lima SKPA yang Paling Rendah Serapan Anggaran

Lima SKPA yang Paling Rendah Serapan Anggaran
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh Perubahan (APBA P) 2019 oleh Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) masih jauh dari target perencanaan hingga 31 Desember 2019.

Sampai 26 Desember 2019, anggaran baru mampu terserap 84,3 persen, dari target hingga akhir tahun ini sebesar 96,7 persen.

Pantauan AJNN melalui website layar monitor Percepatan dan Pengendalian Kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (P2K-APBA P), dari total pagu anggaran 2019 sebesar Rp 17,327 triliun, SKPA baru bisa merealisasikan 84,3 persen.

Dari total 57 SKPA, terdapat lima dinas dengan serapan paling rendah, masih dibawah 60 persen, dan bahkan ada yang belum mencapai 40 persen. Padahal, waktu pelaksanaan hanya tinggal hitungan hari.

Baca: Serapan Anggaran Pemerintah Aceh Rendah, Masih Jauh dari Target

Adapun SKPA yang paling rendah serapan anggarannya yakni, Baitul Mal Aceh baru merealisasikan 38,3 persen dari target 98 persen (sisa 59,8 persen).

Kemudian, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) yang baru mampu merealisasikan 36,6 persen dari target 95,7 persen (sisa 59,2 persen). Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) terserap 46,6 persen dari target 88,8 persen (sisa 42,1 persen).

Selanjutnya, Badan Reintegrasi Aceh (BRA) baru merealisasikan 51,6 persen dari target 87,7 persen (sisa 36 persen), dan Dinas Peternakan Aceh, terserap 59,4 persen dari target 95,1 persen (sisa 35,7 persen).

Seperti diketahui bersama, terhitung hari ini, SKPA hanya tersisa waktu realisasi lima hari lagi hingga 31 Desember 2019.

Artinya, masih menjadi tanda tanya apakah pemerintah mampu mencapai target tersebut, atau kembali mengalami Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) seperti tahun-tahun sebelumnya.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...