Unduh Aplikasi

Lima Narapidana Kakap Lapas Lhoksukon Dipindah ke Tanjung Gusta

Lima Narapidana Kakap Lapas Lhoksukon Dipindah ke Tanjung Gusta
Narapidana yang akan dipindahkan ke Tanjung Gusta
ACEH UTARA - Lima orang narapidana dengan putusan hukuman seumur hidup, yang kini menghuni Lapas Lhoksukon, dipindahkan ke Lapas Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, Senin, (25/4).

"Kita pindahkan karena mereka masuk kategori kelas kakap. Ditinjau dari jenis kasus dan beratnya putusan hukuman yang mereka terima. Maka, kita rekomendasikan untuk dipindah,” kata Kepala Lapas Lhoksukon, Effendi, Senin (25/4).

Empat dari lima napi tersebut, menurut Effendi, merupakan tersangka kasus narkoba jenis sabu seberat 14,4 kilogram yang divonis Pengadilan Negeri Lhoksukon pada Kamis, 10 September 2015.

Mereka adalah Herman (48), warga Gampong Sungai Paoh, Kecamatan Langsa Barat, Langsa. Lalu, sekeluarga ayah, ibu tiri dan anak, Ramli (49) dan Muzakir (20) warga Gampong Caleuk Geulimah, Kecamatan Idi Rayek, Aceh Timur dan Nani Andriani (39) warga Gampong Jawa Tengah, Kecamatan Langsa Kota, Langsa.

Sedangkan satu napi lainnya Muhammad Ali (27), warga Gampong Panigah, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. Pria ini terlibat kasus pembunuhan berencana terhadap bekas istrinya. Dia juga dijatuhi hukuman seumur hidup oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon pada 5 Oktober 2015.

Pemindahan napi tersebut akan dikawal ketat aparat kepolisian dari Resor Aceh Utara. Kapolres Aceh Utara AKBP Achmadi, yang meninjau langsung proses pemindahan tahanan dari dalam lapas ke mobil tahanan milik Polres Aceh Utara, memberikan arahan khusus kepada petugas pengawal.

Komentar

Loading...