Unduh Aplikasi

Lima Hektare Ladang Ganja Dimusnahkan, Satu Tersangka Dibekuk

Lima Hektare Ladang Ganja Dimusnahkan, Satu Tersangka Dibekuk
Pemusnahan ladang ganja di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Foto: AJNN/Sarina 

ACEH UTARA - Tim gabungan melakukan pemusnahan lima hektare ladang ganja di Dusun Cot Rawatu, Gampong Jurong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (3/3).
 
Selain tanaman ganja, pihaknya juga membekuk satu orang tersangka berinisial M (50), yang merupakan pemilik kebun tersebut. Sementara satu lagi berinisial F, dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
 
Tim gabungan yang ikut melakukan pemusnahan terdiri dari Polres Lhokseumawe, Kodim 0103 Aceh Utara, Satuan Polisi Pamong Praja dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lhokseumawe, Brimob Polda Aceh Batalyon B Jeulikat, dan Perwakilan dari Dinas Pertanian.
 
Kurang lebih 15 ribu batang ganja dicabut, lalu dibakar langsung di tempat. Bahkan, petugas juga menghadirkan tersangka ke lokasi pemusnahan, dengan tangan yang terborgol.
 
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, mengatakan lokasi yang dimusnahkan terdiri dari dua titik, seluas lima hektare, dan 15 ribu lebih batang. Ukuran ganja juga bervariasi, ada yang baru ditanam dan ada juga yang berukuran setinggi satu meter.
 
“Untuk usianya kurang lebih satu hingga dua bulan, pemusnahan dilakukan dengan dibakar langsung di tempat,” katanya didampingi Dandim 0103 Aceh Utara, Letkol Arm Oke Kistiyanto di lokasi pemusnahan.
 
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka M dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 undang-undang Narkotika nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup dan minimal 20 tahun penjara, serta denda minimal Rp800 juta.
 
“Kami berupaya terus melakukan pencarian, dan kepada masyarakat harap menginformasikan, jika menemukan ladang yang ada di wilayah hukum Polres Lhokseumawe. Karena kami akan bekerjasama dengan intansi terkait lainnya,” ungkap Kapolres.
 
Kapolres mengimbau kepada masyarakat, agar jangan menanam tanaman tersebut, karena akan membahayakan kesehatan, lebih baik menanam tanaman produkti dimasa Pandemi Covid-19 ini.
 
“Jika kedapatan, akan kita tindak tegas,” imbuh Kapolres.

Komentar

Loading...