Unduh Aplikasi

Lestarikan Tradisi, 55 Tim Ikut Lomba Dayung Perahu

Lestarikan Tradisi, 55 Tim Ikut Lomba Dayung Perahu
Lomba perahu tradisional di Kota Lhokseumawe, Sabtu (1/12). Sarina.

LHOKSEUMAWE – Sebanyak 55 tim dayung dari berbagai daerah di Provinsi Aceh mengikuti lomba dayung perahu tradisional di Muara Cunda Kota Lhokseumawe, Sabtu (1/12). Selain ajang menjalain silaturahmi, kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut bertujuan menggalang persatuan dan kesatuan antar nelayan di Lhokseumawe dan Aceh Utara.

“Kegiatan ini juga sebagai ajang mencari bibit atlit baru dan muda yang bisa kita perlombakan di tingkat nasional. Melalui kegiatan ini kita ingin melestarikan tradisi nelayan sekaligus memberi tontonan hiburan kepada masyaraka," kata Ketua Panitia lomba Komandan Lanal Letkol Laut (P) M Samsul Rizal, Sabtu (1/12/2018).

Lomba kata Samsul Rizal diikuti ratusan peserta dari daerah Sigli hingga ke Suruwai Aceh Tamiang, sementara peserta berasal dari berbagai kalangan termasuk personel TNI dan Polri serta masyarakat nelayan dan anak-anak sekolah.

"Pemuda dan generasi saat ini harus mengetahui kalau bangsa Indonesia merupakan bangsa maritim. Apalagi dulu nenek moyang merupakan seorang pelaut (nelayan). Jangan sampai kita melupakan tradisi nenek moyang kita dulu," ujar M Samsul Rizal.

"Apalagi Laksamana pertama yang diakui duni yaitu Laksamana Malahayati yang berasal dari Aceh dan juga di Aceh ini juga memiliki kearifan lokal yaitu panglima Laot.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari lasta Irawan melalui Wadan Tim, Aipda Wildan mengatakan, pihaknya berhasil menjadi juara I paska mengalahkan 54 tim yang berasal dari Provinsi Aceh lainnya.

“Alhamdulillah kita menjadi juara pertama dalam lomba ini, kita latihan kemarin selama tiga hari untuk persiapan mengikuti lomba tersebut, sementara tim kita sendiri diambil dari Sat Sabhara yang masih berusia 20 tahun,” ujarnya kepada AJNN.

Sambungnya, dengan mengikuti lomba dayung perahu tradisional tersebut mampu memberikan motivasi kepada anggota polisi supaya lebih giat lagi belajar bidang kelautan. Apalagi mendayung perahu tradisional bukanlah hal yang mudah dan tidak semudah yang dilihat.

Komentar

Loading...