Legislatif Bersama Eksekutif Pidie Mulai Bahas Rancangan APBK 2022

Legislatif Bersama Eksekutif Pidie Mulai Bahas Rancangan APBK 2022
Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyik) menyerahkan dokumen R-APBK Pidie Tahun Anggaran 2022 kepada DPRK Pidie untuk dibahas bersama. Foto: AJNN/Salman.

PIDIE - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie bersama eksekutif (pemerintah) setempat mulai membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (R-APBK) Pidie 2022.

Bupati Pidie, Roni Ahmad (Abusyik) usai menyerahkan dokumen R-APBK Pidie 2022 untuk dibahas bersama, Senin (18/10/2021) kepada sejumlah wartawan mengatakan, penyusunan R-APBK Pidie dilakukan dengan menyesuaikan antara kebutuhan penyelenggaraan urusan kepemerintahan daerah dengan kemampuan keuangan daerah. 

Selain itu, penyusunan R-APBK telah mensinergikan program dan kegiatan dengan kebijakan pemerintah melalui singkronisasi kebijakan yang selanjutnya disusun melalui sistem informasi pemerintah daerah (SIPD) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Adapun komposisi APBK Pidie 2022 meliputi pendapatan sebesar Rp 1.814.901.123.763, terdiri. Kemudian Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp 253.386.948.775, pendapatan transfer, ditargetkan Rp 1.511.674.607.411 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan sebesar Rp 49.839.567.577.

Untuk belanja ditargetkan Rp 1.814.901.123.763, terdiri dari  belanja operasional Rp 1.052.574.672.861, belanja modal Rp 136.670.271.817, Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 5.580.000.000 dan belanja transfer, sebesar Rp 620.076.179.085. Sementara untuk pembiayaan daerah tahun 2022 nihil.

Komentar Pembaca

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...

Berita Terkini