Unduh Aplikasi

Lecehkan Pelanggan, Pekerja Tempat Pijat Refleksi di Banda Aceh Ditangkap Polisi

Lecehkan Pelanggan, Pekerja Tempat Pijat Refleksi di Banda Aceh Ditangkap Polisi
Pelaku pelecehan seksual ditangkap. Foto: AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Kepolisian sektor Kuta Alam menangkap seorang remaja berinisial MZ (22) pelaku pelecehan seksual dengan korbannya laki-laki. 

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kapolsek Kuta Alam, Iptu Muchtar Chalis menyebutkan pelaku warga Bireun tersebut ditangkap setelah korban berinisial RS (30) warga Aceh Besar melaporkan perbuatan tidak senonoh ke pihak kepolisian. 

"Setelah kami menerima laporan, langsung tim menangkap pelaku di tempat kerjanya di kawasan Kuta Alam," kata Iptu Muchtar Chalis, Jumat (18/9).

Kapolsek menjelaskan kejadian pelecehan tersebut saat korban datang ke salah satu tempat refleksi untuk mendapatkan jasa pijat. Setengah jam kemudian, pelaku meminta agar membuka celana dalamnya. Namun, korban tidak mau menuruti permintaan MZ. 

"Meski korban tidak menuruti permintaannya. Pelaku tetap melakukan pijat refleksi di bagian selangkangan korban," ucapnya. 

Selanjutnya, kata Kapolsek, pelaku memijat refleksi dibagian perut hingga turun ke bagian kemaluan korban. 

"Sehingga korban meminta untuk menghentikan terapi refleksi yang dilakukannya. Selanjutnya korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Kuta Alam," ujar Iptu Muchtar Chalis. 

Iptu Muchtar Chalis menyebutkan pelaku baru tiga minggu bekerja di tempat pijat refleksi di Banda Aceh. Sebelumnya, bekerja sebagai jasa pelayanan pijat di Medan, Sumatera Utara.

"Pelaku saat ini ditahan di Mapolsek Kuta Alam. Remaja berinisial MZ itu dijerat pasal 46 Jo ayat 1 angka 27 qanun nomor 6 tentang hukum jinayat dengan ancaman 45 kali cambuk atau denda paling banyak 450 gram murni atau penjara selama 46 bulan," ungkapnya.

Komentar

Loading...