Unduh Aplikasi

Lawan PA itu Parnas, Abu Razak: PNA satu camat pun tak dikuasai

BANDA ACEH - Masa pencoblosan Pemilu Legeslatif 2014 hanya menunggu hari,  Partai Aceh sebagai peraih suara mayoritas pada Pemilu 2009 lalu tentu ingin mempertahankan.

Ketua Komite Pemenangan Partai Aceh (KPPA) pusat, Kamaruddin atau Abu Razak dalam wawancara khusus dengan AJNN.net, Selasa (28/1) di kantor DPA Partai Aceh mengakui ada beberapa partai yang patut diperhitungkan sebagai pesaing dalam Pemilu kali ini.

"Apa lagi partai nasional, itu saya kira lebih parah dengan partai lokal.  Seperti Golkar dan Demokrat," katanya.

Khususnya Partai Nasional Aceh (PNA) Abu Razak menilai bukan saingan kuat.

"Kalau PNA itu baru seumur jagung,  bagi saya tidak jadi masalah, kadernya kita kenal, di lapangan juga kita tahu,  kita tidak fokus untuk PNA saja tapi semua,"tambahnya.

Saat ini dominan pemegang pemerintah di Aceh katanya merah dan kuning. Merah yang dimaksud Partai Aceh dan kuning adalah Golkar.

"Kalau masalah PNA satu Camat pun tidak dikuasai apa susahnya,"kata dia.

Meski banyak yang menyebutkan PNA dan PA seteru berat tapi Abu Razak tak mau ambil pusing.

"Masalah ada yang mencurigai akan konflik dengan PNA bagi kami tidak ada, tidak ada urusan, kita sudah hadapi dari dulu, waktu itu ada 6 partai lokal di Aceh.  SIRA itu partai yang berbobot tapi tumbang juga, tapi hari ini partai lokal itu ada 3, PDA dan PNA itu bagi kami biasa saja, tidak menganggap lebih-lebih,"tambahnya.

NAZAR SP

Komentar

Loading...