Unduh Aplikasi

Larang Warga Berkumpul, Personil Brimob Kompi 3 Bener Meriah Patroli Jam Malam

Larang Warga Berkumpul, Personil Brimob Kompi 3 Bener Meriah Patroli Jam Malam
Patroli gabungan dari Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimobda Polda Aceh bersama dengan personel TNI Kodim, Polres dan BPBD Bener Meriah. Foto: untuk AJNN

BENER MERIAH - Personil gabungan Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimobda Polda Aceh bersama dengan personel TNI Kodim, Polres dan BPBD Bener Meriah melaksanakan patroli malam di wilayah Bener Meriah.

Patroli ini sudah dilakukan sejak malam pertama pemberlakuan jam malam, pada malam Minggu kemarin tanggal 29 Maret dan juga malam ini, Senin (30/3/2020). Patroli ini sendiri untuk menindaklanjuti himbauan Pemerintah dan maklumat Kapolri dalam menanggulangi penyebaran Virus Corona (Covid-19 di Indonesia, khususnya wilayah Bener Meriah.

Komandan Batalyon B pelopor AKBP Ahmad Yani melalui Komandan Kompi (Danki) 3 Batalyon B Pelopor Iptu M.Yhsan Satianul Asba, menyebutkan personel yang tergabung dalam "Operasi Aman Nusa II" bersinergi dengan unsur terkait melakukan patroli gabungan untuk melarang warga agar tidak berkumpul-kumpul pada malam hari, sesuai dengan ketentuan jam malam.

Yhsan menilai sejak dikeluarkan himbauan pemerintah dan maklumat Kapolri beberapa waktu lalu, sebagian masyarakat masih belum mengindahkan seruan ini dan masih ada warga yang nongkrong dan berkumpul saat malam hari.

"Aktifitas ini perlu kita tertibkan dan kita himbau. Melalui kegiatan patroli gabungan ini, kita himbau warga agar mematuhi himbau pemerintah dan Maklumat Kapolri demi kebaikan dan keselamatan diri pribadi, keluarga dan masyarakat Bener Meriah secara umum," ujar Yhsan.

Pihak keamanan menurut Yhsan melarang warga masyarakat untuk tidak berkumpul dan kembali ke rumah masing-masing. Pihaknya juga meminta warga jangan panik, lakukan jaga jarak (social distancing) dan berdiam diri dirumah serta ikuti prosedur pemerintah. Dengan demikian penyebaran Covid-19 akan terputus.

"Bagi warga Bener Meriah yang masih berkumpul setelah kita himbau maka akan kita tindak sesuai undang-undang yang berlaku. Termasuk orang - orang menyebarkan berita hoax terkait Covid-19," tegas Yhsan kepada AJNN, Senin (30/3/2020) di Redelong.

Komentar

Loading...