Unduh Aplikasi

Langgar Aturan, Distanbun Aceh akan Sanksi PKS Nakal

Langgar Aturan, Distanbun Aceh akan Sanksi PKS Nakal
Ilustrasi. Foto: AJNN/Sarina

BANDA ACEH - Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Cut Huzaimah mengungkapkan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan kabupaten kota untuk memanggil Perusahaan Kelapa Sawit (PKS) membahas evaluasi harga beli TBS dari petani. 

“Kita sudah koordinasi dengan kabupaten dan kota terlebih dahulu, dan kabupaten sudah menyurati mereka, nanti ada pertemuan 20 April, karena sudah mengundang semua PKS untuk membahas harga TBS yang dibeli dari petani sawit,” kata Cut Huzaimah, di Banda Aceh, Sabtu (17/4).

Menurut Cut Huzaimah, pihaknya belum membentu tim khusus untuk mengawasi harga Tandan Buah Segar. Sebab, pihaknya masih melakukan pendekatan awal melalui kepala dinas yang ada di kabupaten/kota.

“Kita duduk dulu, kadis kabupaten/kota kita berikan dulu fungsi dan perannya. Jika sudah terulang, setelah itu Distanbun Aceh turun ke lapangan. Ini menunggu dulu jawaban mereka,” sebutnya.

Kata Cut Huzaimah, saat ini belum ada sanksi yang pasti jika PKS didapati melanggar aturan, sebab pihaknya butuh waktu untuk membentuk format. Karena, bedasarkan permentan bahwa harga tersebut berlaku terhadap kemitraan. 

Sedangkan, sebut Cut Huzaimah, petani sawit di Aceh tidak bermitra dengan pihak PKS. Dan Disntanbun Aceh akan mendorong petani untuk bermitra dengan PKS supaya harga TBS dapat stabil.

“Jika kedapatan melanggar, sudah pasti  ada sanksi yang diberikan, seandainya hal itu berulang. Makanya perlu pendekatan persuasif secara baik-baik,” tutupnya.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...