Unduh Aplikasi

Pertama dalam sejarah Kejaksaan RI

Laksda TNI Anwar Saadi Dilantik sebagai Jaksa Agung Muda Pidana Militer

Laksda TNI Anwar Saadi Dilantik sebagai Jaksa Agung Muda Pidana Militer
Pelantikan Laksamana Muda TNI, Anwar Saadi sebagai Jaksa Agung Muda Pidana Militer. Foto: IST.

BANDA ACEH - Jaksa Agung Republik Indonesia, Burhanuddin melantik Laksmana Muda (Laksda) TNI Anwar Saadi sebagai Jaksa Agung Muda Pidana Militer.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: PRIN-25/A/JA/07/2021 tanggal 07 Juli 2021.

Hadir dalam pelantikan tersebut, Ketua Komisi Kejaksaan RI, Barita Simanjuntak Wakil Jaksa Agung RI, Setia Untung Arimuladi serta para Jaksa Agung Muda para Staf Ahli Jaksa Agung RI. Sementara para Kajati, Kajari dan Kacab Kejari di seluruh Indonesia mengikuti secara virtual.

Jaksa Agung menyebutkan bahwa penempatan Laksda TNI Anwar Saadi pada jabatan tersebut diharapkan mampu mendukung, menguatkan, dan melengkapi dalam upaya membangun Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang dapat memberikan pelayanan hukum secara profesional, bersih, transparan, akuntabel, dan berwibawa.

"Pelantikan Jaksa Agung Muda Pidana Militer kali ini sangat istimewa dan bersejarah karena Jaksa Agung Muda Pidana Militer yang pertama," kata Burhanuddin dalam rilis yang sampaikan Kejaksaan Tinggi Aceh, Kamis (15/7/2021).

Pembentukan bidang pidana militer ini adalah manivestasi dari amanat Undang Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer, khususnya penjelasan pasal 57 ayat (1) yang menyebutkan Oditur Jenderal dalam melaksanakan tugas dibidang teknis penuntutan bertanggung jawab kepada Jaksa Agung Republik Indonesia, selaku penuntut umum tertinggi di Negara Republik Indonesia.

"Dengan adanya Jaksa Agung Muda Pidana Militer diharapkan tidak terjadi lagi dualisme kebijakan penuntutan yang cenderung akan menimbulkan disparitas pemidanaan terhadap jenis tindak pidana yang sama dan dilakukan pada obyek, waktu dan tempat yang sama serta mampu untuk menjawab problematika," ujarnya.

Burhanuddin menjelaskan bahwa tugas Jaksa Agung Muda Pidana Militer kedepan sangat berat, sebagai seorang pionir tentunya Laksda TNI Anwar Saadi dituntut bergerak cepat dan harus mampu meletakkan dasar-dasar pola kerja dan cara kerja sehingga bidang pidana militer mampu menjawab apa yang menjadi harapan masyarakat.

"Saya harap Laksda TNI Anwar Saadi dapat melaksanakan tugas sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer dan Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kejaksaan Republik Indonesia sebagai pelaksanaan Undang Undang Kejaksaan," katanya.

Jaksa Agung menginstruksikan kepada seluruh jajaran Kejaksaan yang ditugaskan di bidang Pidana Militer untuk segera beradaptasi dengan tugas maupun mitra baru dan melaksanakan tugas secara pro aktif dalam memberikan masukan sehingga dapat menghasilkan kebijakan yang dapat bermanfaat bagi pelaksanaan tugas di Bidang Pidana Militer.

"Dapat berperan aktif dalam menjalankan tugas dan memberikan masukan kepada Jampidmil guna meningkatkan sinergitas penanganan perkara di bidang Pidana Militer," ujarnya.

Komentar

Loading...