Unduh Aplikasi

Lahan Pertanian di Aceh Barat Semakin Menyusut

Lahan Pertanian di Aceh Barat Semakin Menyusut
Lahan pertanian, Foto : Antara
ACEH BARAT - Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Aceh menilai setiap tahunnya luas area pertanian masyarakat di Kabupaten Aceh Barat terus menyusut dengan jumlah penyusutan sebesar 1 persen.

Kepala Divisi Advokasi Walhi Aceh, M.Nasir mengatakan, jika 2008 luas areal sawah dan ladang masyarakat mencapai 16.786 Hektare, tapi 2012 hanya tersisa 11.885,90 Hektare dan dari luas areal itu diperkirakan terus menyusut hingga sekarang.

Menurutnya, ada beberapa pengaruh dari terjadinya penurunan area pertanian, seperti alih fungsi lahan menjadi kawasan pembangunan insfrastruktur, terjadinya penguasaan kawasan besar-besaran yang dilakukan perusahaan perkebunan dan pertambangan.

"Akibat penguasaan kawasan oleh perusahaan perkebunan, sehingga timbul konflik sengketa lahan. Contohnya PT.Kalista Alam di Nagan Raya, padahal itu murni tanah adat milik masyarakat, tapi sudah diklaim tanah perusahaan,"ujarnya.

Melihat persoalan itu, kata Nasir, Pemerintah Aceh Barat harus segera melakukan proteksi terhadap lahan pertanian dengan mengeluarkan regulasi yang berpihak terhadap petani.

"Swasembada pangan di Kabupaten Aceh Barat akan sulit terwujud jika pemerintah tidak melakukan proteksi sejak dini terhadap lahan pertanian," jelasnya

Nasir menambahkan, sulitnya petani bisa menguasai lahan milik mereka, karena kepemilikan lahan petani tidak dikuatkan dari aspek hukum, seperti dokumen sertifikat tanah.

"Pemerintah perlu mengupayakan sertifikat lahan pertanian terhadap petani, sehingga lahan-lahan pertanian dapat dikuasai oleh petani dengan dasar hukum yang kuat," harapnya

|DARMANSYAH MUDA

Komentar

Loading...