Unduh Aplikasi

Kursi Wagub Masih Kosong, Mawardi: Tidak Ada Arahan Harus Diisi Kapan

Kursi Wagub Masih Kosong, Mawardi: Tidak Ada Arahan Harus Diisi Kapan
Pakar Hukum Universitas Syiah Kuala, Mawardi Ismail. Foto: Ist

BANDA ACEH - Partai pengusung Irwandi-Nova masih belum memberikan nama yang pasti untuk mengisi kursi Wakil Gubernur mendapingi Nova Iriansyah. Menanggapi hal tersebut, Pakar Hukum, Universitas Syiah Kuala (USK), Mawardi Ismail mengatakan usulan cawagub sepenuhnya menjadi hak partai pengusung dan tidak bisa dipaksakan.

"Karena  dalam regulasi tidak dibatasi waktunya," kata Mawardi kepada AJNN, Selasa (12/1/2020).

Ia mengatakan, jika dalam Undang-Undang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota sebelum perubahan, partai pengusung diberi jeda waktu selama satu bulan untuk mengusulkan nama calon Wagub, terhitung sejak ditetapkan gubernur.

Namun kata Mawardi, setelah terbit Undang-Undang UU No 10 tahun 2016, pada pasal 176 ayat 2 dan 4 mensyaratkan jika terjadi kekosongan jabatan wagub yang sisa masa jabatannya lebih dari 18 bulan, gubernur mengusulkan dua orang calon wagub untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRA berdasarkan usulan partai pengusung pemenang Pilkada 2017 lalu.

"Itu terhitung sejak masa jabatan itu kosong. Hanya itu saja, tidak ada arahan harus diisi kapan," jelasnya.

Saat AJNN menanyakan apakah ada kemungkinan Gubernur Aceh tidak memiliki wakil hingga akhir masa periode, ia mengatakan, jika memang partai pengusung tidak memberikan nama calon wakil, menurutnya hal itu tidak masalah.

"Bukan tidak apa-apa. Artinya jika memang tidak diusung mau bilang apa, sudah seperti itu keadaanya," ungkapnya.

Komentar

Loading...