Unduh Aplikasi

Kuras Dana Desa, 1.320 Perangkat Desa Agara Bimtek di Hotel Berbintang

Kuras Dana Desa, 1.320 Perangkat Desa Agara Bimtek di Hotel Berbintang
Jadwal kegiatan bimtek perangkat desa di Aceh Tenggara. Foto: For AJNN

ACEH TENGGARA - Meski penyebaran Pandemi Copid-19 terus meningkat ke seluruh daerah, namun hal itu tidak menyurutkan dan menghabat bagi kepala desa dan perangkat desa di Aceh Tenggara untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Percepatan Penataan Kewenaggan Desa di Medan, Sumatera Utara.

Pengamat Sosial di Aceh Tenggara Yashut mengaku sudah mengingatkan Bupati  Agara, Raidin Pinim untuk mengkaji ulang terkait pelaksanaan acara tersebut yang diadakan di Medan. Pasalnya mengingat penyebaran pandemi Covid-19 terus menyebar bahkan berdampak kepada perekonomian warga.

“Sebaiknya acara bimtek terhadap perangkat desa tersebut digelar di dalam daerah saja, sehinga peredaran uangnya juga  dapat beredar di kalangan masyarak Aceh Tenggara nantinya,” kata Yashut.

Namun, permintaan itu tak menyurutkan langkah Pemkab Agara untuk melaksanakan acara yang menyedot dana desa itu. Apalagi kegiatam itu tidak memberikan dampak besar terhadap masyarakat.

Namun, Bupati Raidin tetap bersikeras menggelar acara tersebut di Medan yang diikuti 330 desa dari 385 desa yang ada di Aceh Tenggara.

Dalam kegiatan bimtek itu, masing-masing desa akan mengikuti acara tersebut empat orang yang terdiri dari kepala desa dan perangkat desa dengan besar anggaran dari dana desa sebesar Rp 23 juta per desa, dengan jadwal pelaksanaan bimtek sistem bertahap. Apabila dijumlahkan, dana yang dihabiskan sebesar Rp 7,5 miliar.

Dimana pada tahap pertama akan diikuti sebanyak 110 desa dengan peserta sebanyak 440 orang dan dijadwalkan acara tersebut dimulai sejak tanggal 16 sampai dengan 27 Oktober  bertempat di Hotel Santika Dyandra, Jalan Kapten Maulana Lubis No.07, Kota Medan.

Anehnya, kegiatan itu dilaksanakn oleh pihak ketiga yakni dari Pusat Study Pengembangan Eksekutif dan Legislatif Indonesia (PUSKULATIF).

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Aceh Tenggara, Jamrin Desky kepada AJNN membenarkan kegiatan tersebut. 

“Kegiatan itu akan digelar pada 16 Oktober di Medan yang dilaksanakan oleh Puskulatif, yang ditunjuk langsung oleh Kementerian Dalam Negeri,” kata Jamrin Desky, Jumat (9/10).

Ia mengungkapkan kalau kegiatan tersebut sepenuhnya tangung jawab Puskulatif, selaku pihak ketiga yang ditunjuk, baik itu narasumber dan pemateri serta proses selama kegiatan.

“Kami selaku Dinas PMK Aceh Tenggara sifatnya hanya sebatas koordinasi saja,’’ ujarnya.

Selain itu, ia juga mengatakan adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan bimtek tersebut yakni Kebijakan Penataan Kewenangan Desa, Sosialisasi Peraturan Bupati Tentang Daftar Kewenangan Desa Berasarkan Hak Asal Usul dan Kewenangan  Lokal Bersekala Desa, serta Penyusunan Rancangan Peraturan Desa Tentang Kewenangan Desa.

“Jadi segala sesuatu terkait pelaksanaan bimtek tetap sepenuhnya tanggung jawab pihak ketiga yang ditunjuk oleh Direktorat Jendral Kementerian Dalam Negeri,” ungkapnya.

|JAPARUDIN

Komentar

Loading...