Unduh Aplikasi

Kuota Kartu Prakerja Aceh 72 Ribu, yang Baru Terdaftar 18 Ribu Orang

Kuota Kartu Prakerja Aceh 72 Ribu, yang Baru Terdaftar 18 Ribu Orang
Potongan Surat Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh terkait Kartu Prakerja. Foto: For AJNN

BANDA ACEH - Pemerintah Indonesia telah membuat program Kartu Prakerja untuk 5,6 juta orang dalam rangka menghadapi dampak dari penyebaran virus corona (Covid-19).

Kartu Prakerja tersebut diberikan kepada para pencari kerja, buruh aktif, serta terkena putus hubungan kerja (PHK) yang membuat peningkatan kompetensi.

Dari angka tersebut, Provinsi Aceh memiliki kuota sebanyak 72.000 ribu peserta Kartu Prakerja. Karena itu, masyarakat Aceh yang terkena PHK, di rumahkan, dan pelaku UMKM diminta untuk segera mendaftarkan diri melalui situs www.prakerja.go.id.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, Iskandar Syukri mengatakan, adapun persyaratan penerima Kartu Prakerja adalah bagi setiap warga negera Indonesia (WNI) yang berumur minimal 18 tahun dan sedang tidak dalam mengikuti pendidikan formal.

Dalam proses ini, kata Iskandar, Pemerintah Aceh hanya membantu proses pendaftaran saja. Selanjutnya daya yang terkumpul dikirimkan ke Jakarta untuk kemudian diseleksi Kementerian Perekonomian RI.

"Yang seleksinya nanti di Kementerian Perekonomian, kita (Pemerintah Aceh) hanya bantu mendaftarkan saja, beberapa hari ini kita kirimkan dulu," kata Iskandar Syukri saat dikonfirmasi AJNN, Sabtu (4/4).

Iskandar menyebutkan, sampai dengan hari ini peserta program Kartu Prakerja Aceh yang sudah mendaftar sebanyak 18 ribu orang, dari kuota 72 ribu peserta.

"18 ribu yang sudah terdaftar, tapi yang diperlukan 72 ribu. Kalau nanti tidak memenuhi kouta sampai batas waktunya, maka diambil provinsi lain," ujarnya.

Mengenai pelatihan, kata Iskandar, akan diselenggarakan mulai 8 April 2020. Nantinya, bagi siapa yang belum terdaftar sampai tahap pertama awal April ini, kedepan bakal ada tahapan kedua, namun untuk waktunya belum ditentukan.

"Untuk tahapan kedua belum diketahui kapan jadwal pendaftarannya," tutur Iskandar.

Komentar

Loading...