Unduh Aplikasi

Kuliner Khas Simeulue Jadi Jamuan Makan Pada Pembukaan Kemah Wisata 2019

Kuliner Khas Simeulue Jadi Jamuan Makan Pada Pembukaan Kemah Wisata 2019
Foto: Ist

SINABANG - Kuliner khas Simeulue jadi jamuan makan malam pada acara pembukaan Kemah Wisata di Pantai Lantik, Kecamatan Teupah Barat, Simeulue.

Adapun salah satu makanan khas yang dihidangkan untuk para undangan yakni kuliner jenis udang besar atau lobster. Kemudian bubur jenis memek dan sejumlah makanan khas Simeulue lainnya.

Kasi Komunikasi dan Strategi Pemasaran Pariwisata, Akmal Fajar, mengatakan kuliner khas Simeulue salah satunya lobster sengaja dihidangkan untuk mempromosikan ke publik sebagai ikon kuliner di kabupaten tersebut.

Lobster, lanjut Akmal, merupakan makan mewah. Di luar Aceh harganya cukup fantastis. Namun, di Simeulue lobster dapat dinikmati dengan harga yang dapat dijangkalu oleh kalangan manapun.

"Makanan mewah dengan harga fantantis di luar sana, tetapi tidak untuk di Simeulue, kalangan manapun dapat menikmatinya. Ini bisa menjadi salah satu daya tarik untuk menggenjot wisatawan dengan dengan menggunakan bumbu masakan racikan masyarakat setempat," katanya, Senin (15/7).

Selain itu, salah satu masakan khas lainnya adalah Memek, dengan menyebut nama memek dan lobster sehingga yang terbayang pada orang luar adalah Simeulue.

"Daya tarik wisatawan untuk jenis kuliner ini dapat terus dipromosikan dan dipertahankan," ujarnya.

Ia juga menyebutkan pantai yang dijadikan lokasi Kemah Wisata tahun ini di Simeulue sangat indah, sehingga menjadi daya tarik para pengunjung,

"Pantai Lantik yang diberi nama Alaik Sektaree ini harus terus dilestarikan dengan tetap menjaga kebersihan lingkungan dan keramahan masyarakatnya, " katanya.

Event Kemah Wisata 2019 di Simeulue dibuka langsung Kadisbudpar Aceh, Jamaluddin mewakili Gubernur Aceh. Dalam kesempatan itu pihaknya menyatakan Kabupaten Simeulue sudah selayaknya ditetapkan sebagai salah satu daerah kunjungan wisata di Aceh.

"Peningkatan kunjungan wisatawan terjadi di Simeulue. Untuk domestik naik menjadi 53.429 orang dan mancanegara 1.160 orang. Sedangkan 2017 lalu, domestik hanya 48.068 orang dan mancanegara 793 orang,' ungkap Jamaluddin.

ADV

Komentar

Loading...