Unduh Aplikasi

Kuliner Kelapa Bakar Jadi Incaran Warga Lhokseumawe di Tengah Pandemi

Kuliner Kelapa Bakar Jadi Incaran Warga Lhokseumawe di Tengah Pandemi
Penikmat kuliner kelapa bakar di Lhokseumawe. Foto: Ist

LHOKSEUMAWE – Kelapa muda bakar yang dibumbuhi sejumlah rempah-rempah menjadi kuliner incaran warga Lhokseumawe di tengah Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19).

Kelapa muda yang dibakar dan diracik dengan perpaduan berbagai rempah-rempah alami dipercaya bisa menambah imun tubuh guna untuk menjaga kesehatan.

Untuk penyajiannya, berbeda dengan kelapa muda biasa atau kerab disebut es kelapa. Kelapa ini dibakar hingga meresap ke dalam buah, kemudian dikupas dan diracik dengan berbagai rempah-rempah alami.

Kelapa bakar yang dijual di kawasan Jalan Stadion, Gampong Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe ini memiliki aroma khas perpaduan madu dan rempah yang melebur jadi satu. Tekstur kelapa juga menjadi lembut setelah dibakar.

Pemilik bisnis kelapa bakar, Zulfikar mengatakan, untuk pembakaran kelapa tersebut mampu menghabiskan waktu satu hingga tiga jam untuk bisa mendapatkan rasa yang khas dan tekstur yang lembut.

“Harganya dalam satu porsi kelapa hanya Rp15 ribu saja,” katanya.

Lanjut Zulfikar, motivasi awal dirinya membuka bisnis usaha kelapa bakal merupakan ide dari adik kandungnya yang pernah berjualan di Negara Malaysia, setelah belajar dari saudaranya itu, dia mencoba membuka usaha di Kota Lhokseumawe.

“Permintaan kelapa ini terus meningkat. per hari bisa menghabiskan 50 hingga 70 buah kelapa,” tuturnya.

Salah satu penikmat kelapa, Ipda Trio Febrianto mengatakan, setelah mengkonsumsi kelapa bakar tersebut kondisi tubuhnya menjadi lebih segar dan staminanya kembali bertambah.

Hal senada juga disampaikan oleh, Yeni Safajri. Dirinya sudah sering menikmati kelapa bakar tersebut, karena memiliki rasa khas rempah-rempah.

“Ini bisa menjaga kesehatan dan juga imun tubuh di tengah pandemic Covid-19,” ungkapnya.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...