Unduh Aplikasi

Kuasa Hukum Yalsa Boutique Ajukan Penangguhan Penahanan

Kuasa Hukum Yalsa Boutique Ajukan Penangguhan Penahanan
Mukhlis Mukhtar Kuasa hukum owner Yalsa Boutique. Foto; AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Kuasa hukum Yalsa Boutique telah mengajukan penangguhan penahanan terhadap kliennya, SA dan SHA yang ditahan penyidik Polda Aceh.

"Surat penangguhan penahanan telah kita ajukan, namun sampai saat ini belum dikabulkan atau jawaban dari Kapolda Aceh maupun Direktur Reserse Kriminal Khusus," kata Mukhlis Mukhtar kuasa hukum tersangka, Kamis (25/3).

Baca: Polda Aceh Gandeng PPATK Telusuri Aliran Dana Investasi Yalsa Boutique

Kata Mukhlis, pihaknya sangat menyayangkan penahanan kliennya, selama proses penyelidikan kedua tersangka selaku kooperatif. Apalagi SHA memiliki anak berumur dua tahun.

"Mengingat SHA adalah ibu dari dua orang anak yang masih kecil maka tidak ada alasan yang kuat penyidik melakukan penahanan. Seharusnya Polda bersikap humanis tanpa ada diskriminatif," ujarnya.

Baca: Jadi Tersangka, Polda Aceh Tahan Owner Yalsa Boutique

Terkait dana investasi sebesar Rp 164 miliar, menurut kuasa hukum tersangka telah terjadi kekeliruan dalam menghitung jumlah dana masyarakat yang diinvestasikan di Yalsa Boutique.

"Ada kekeliruan penyidik dalam menghitung jumlah dana masyarakat yang diinvestasikan. Kami berharap ada lembaga independen yang melakukan audit dana itu biar ada kepastian. Menurut saya tidak mencapai Rp164 miliar," sebut Muhklis Mukhtar.

Sebelumnya, penyidik Ditreskrimsus Polda Aceh telah menetapkan owner Yalsa Boutique sebagai tersangka. SA bersama istri SHA telah ditahan penyidik selama 20 hari guna proses penyidikan. Sejumlah aset milik owner juga telah disita penyidik.

Komentar

Loading...