Unduh Aplikasi

KASUS PENCABULAN 15 SANTRI

Kuasa Hukum Oknum Pimpinan Dayah dan Guru Ngaji Dayah AN Ajukan Banding

Kuasa Hukum Oknum Pimpinan Dayah dan Guru Ngaji Dayah AN Ajukan Banding
Sidang Oknum Pimpinan Dayah dan Guru Ngaji Dayah AN. Foto: AJNN/Sarina

LHOKSEUMAWE – Kuasa Hukum oknum pimpinan dayah Ali Imran (45) dan Guru Ngaji Miyardi (26) akan mengajukan banding atas putusan yang dibacakan oleh Majelis Hakim Mahkamah Syariah Kota Lhokseumawe, Kamis (30/1).

Dalam putusan itu, Ali Imran divonis dengan hukuman penjara 190 bulan (15 tahun lebih) dan Miyardi divonis dengan hukuman penjara 160 bulan (13 tahun lebih) dan mereka diwajibkan untuk membayar restitusi masing-masing 30 gram emas murni.

Baca: Oknum Pimpinan Dayah dan Guru Ngaji di Lhokseumawe Divonis 28 Tahun Penjara

“Kita nyatakan banding terhadap kedua tervonis, karena menurut kita putusan hakim yang tercermin dari pertimbangan itu sangat jauh dari fakta persidangan dan alat bukti yang sah,” kata Kuasa Hukum tervonis, Armia.

Dikatakan Armia, hingga saat ini pihaknya masih berpegang kalau klaennya itu tidak bersalah, maka satu haripun divonis tetap akan banding. Karena bukan masalah ringan atau berat.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Syahril menyebutkan, jika Kuasa Hukum tervonis mengajukan banding itu hak mereka. Kalau mereka banding maka JPU juga akan membuat kontra memori banding.

“Kita akan mempersiapkan kontra memori banding. Namun dari kita sendiri, untuk banding masih dilakukan koodinasi terlebih dulu,” tuturnya.

Komentar

Loading...