Unduh Aplikasi

MANTAN PANGLIMA LAOT ACEH UTARA DIVONIS 18 TAHUN PENJARA

Kuasa Hukum: Majelis Hakim Abaikan Fakta Persidangan

Kuasa Hukum: Majelis Hakim Abaikan Fakta Persidangan
Asnawi Idris saat mengikuti sidang di PN Lhokseumawe. Foto: AJNN/Sarina

LHOKSEUMAWE - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhokseumawe menjatuhkan vonis terhadap Mantan Panglima Laot Aceh Utara, Asnawi Idris dengan hukuman 18 tahun penjara, denda Rp5 miliar dan subside enam bulan.

Asnawi merupakan satu dari empat terdakwa yang terlibat dalam perkara narkoba jenis sabu seberat 25 kilogram yang ditangkap oleh Bea Cukai di perairan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

“Jadi Majelis Hakim memutuskan kalau Asnawi telah menganjurkan untuk membawa sabu-sabu dari Malaysia ke Indonesia. Sehingga vonis jatuh 18 tahun penjara,” kata Agung Setiawan, Senin (2/3).

Baca: Empat Terdakwa Sabu 25 Kg DiJatuhkan Vonis Berbeda

Dikatakan Agung, sedangkan menurut fakta persidanga, hubungan antara Asnawi dengan Saiful dan dua teman lainnya tidak ada peran apapun. Asnawi hanya sebatas pertemuan di Simpang Dama saja, namun saat pertemuan itu tidak ada pembahasan masalah sabu-sabu.

“Majelis Hakim tidak melihat fakta persidangan secara keseluruhan, uang Rp4 juta yang diberikan oleh Asnawi kepada Abu Mul (DPO), untuk ganti oli Kapal Motor karena dipinjam secara pribadi, dan bukan digunakan untuk mengambil sabu,” ujarnya.

Sambungnya, putusan terhadap Asnawi akan dipikir-pikir dulu dalam waktu sepekan, bisa jadi kemungkinan jika Asnawi tidak menerima, akan melakukan banding kembali.

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...