Unduh Aplikasi

Kualitas guru di Aceh perlu ditingkatkan

BANDA ACEH - Pusat Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Pengetahuan Sosial (PKn dan IPS) pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), menyatakan, provinsi Aceh untuk terus meningkatkan mutu guru.

Hal itu diungkapkan Kepala P4TK PKn dan IPS Kemendikbud, Dr. Sumarno, Jum’at, 24/10, disela-sela menghadiri pembukaan Pelatihan Instruktur ToT Lanjutan Bidang Studi IPS SD, SMP dan Ekonomi SMA, di aula UPTD PPMG Wilayah I Dinas Pendidikan Aceh.

“Guru harus dilatih baik melalui pengembangan keprofesian berkelanjutan, bisa dengan belajar mandiri, buku di perpustakaan atau di dunia maya (internet), ini bisa dilakukan semuanya,” ujar Dr. Sumarno.

Dikatakan dia, guru merupakan faktor kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan di indonesia, karena guru akan menghasilkan lulusan dari jenjang SD, SMP, SMA maupun SMK.

“Siswa dapat lulus dengan baik, apabila dalam proses belajar mengajar guru dapat memberikan pelajaran kepada anak didiknya dengan baik. Tentunya, bagaimana pola guru mendemonstrasikan metodeloginya dalam pelaksanaan belajar mengajar dimasing-masing tingkat satuan pendidikan,” katanya.

Menurut dia, guru menjadi sektor yang sentral. Maka, guru juga dituntut untuk benar-benar berkompeten. Bahkan, amanah undang-undang guru harus mempunyai kompetensi sosial, kepribadian, metodelogi dan kompetensi profesional.

“Nantinya juga akan diukur bagaimana dia meningkatkan kompetensi, kinerja guru. Untuk itu, guru harus dilatih melalui pengembangan keprofesian berkelanjutan,” tuturnya.

Ia mengapresiasi upaya Pemerintah Aceh dalam rangka mengembangkan mutu guru, hal ini lantaran telah mengirimkan guru-guru untuk dilatih di luar negeri, seperti di jerman, malaysia hingga ke australia serta melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi dan badan diklat berkompeten.

“Sehingga, guru akan menguasai kualitasnya. Imbasnya, mutu lulusan siswa benar-benar berkompeten,” tukasnya.

Terkait pelatihan Instruktur ToT Lanjutan Bidang Studi IPS SD, SMP dan Ekonomi SMA, Kepala Bidang Pendidikan Luar Biasa dan Luar Sekolah (PLBLS), Drs Saifullah AR, atas nama Kepala Dinas Pendidikan Aceh, mengatakan, sebagai insan pendidikan, tentu telah memahami kontribusi yang harus diberikan kepada bangsa dan negara yaitu untuk mencerdaskan anak-anak Bangsa ini, oleh sebab itu, abdi didik harus selalu meningkatkan kualitas SDM kita sebagai pendidik yang ideal.

“Maka Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh telah mengalokasikan Anggaran yang cukup besar, dalam hal peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan,” katanya.

Masih kata dia, perlu disadari semua bahwa jumlah guru yang belasan ribu di Aceh tidak mungkin untuk dilatih dalam waktu yang singkat, oleh sebab itu kepada peserta pelatihan ToT diharapkan nantinya yang akan menjadi trainers di daerah masing-masing.

“Karena itu, kita semua harus berpacu melakukan transformasi percepatan peningkatan kualitas pendidikan,” katanya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, berkaitan dengan diberlakukanya kurikulum 2013 yang bernuansa pendekatan saintifik dalam setiap pembelajaran, guru diharapkan mampu memutahirkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk proses pembelajaran di kelas serta pengembangan profesinya.

“Untuk maksud tersebut, Dinas Pendidikan Aceh akan terus melakukan kerjasama dengan P4TK secara berkesinambungan. Mari kita semua menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini, karena Trainers inilah yang akan memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan kita di Aceh nantinya,” sambungnya.

Ia juga memupuk harapan agar setelah kembali ke daerah masing-masing akan mampu menjadi fasilitator yang dapat memberikan perubahan wajah dunia Pendidikan di Aceh, sehingga cita-cita yang mulia ini dapat terwujud dengan sempurna, harapnya.

Sebelumnya, Kepala UPTD PPMG Wilayah I Dinas Pendidikan Aceh, Lila Rosmilawati, yang juga selaku panitia penyelenggara pelatihan dimaksud menjelaskan, tujuan dilaksanakan kegiatan itu dalam rangka meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sebagai Instruktur UPTD PPMG Dinas Pendidikan Aceh.

“Selain itu juga, untuk meningkatkan sikap pengetahuan dan keterampilan Instruktur dalam mengimbasan materi-materi yang telah dipelajari,” terang Lila Rosmilawati.

Menurutnya, kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan selama sembilan hari atau dimulai sejak 23 hingga 31 Oktober mendatang, yang dipusatkan di UPTD PPMG Wilayah I Banda Aceh.

“Peserta pelatihan ToT ini sesuai kelulusan dari tahun 2013lalu yaitu, IPS SD sebanyak 29 orang, IPS SMP 28 orang dan ekonomi SMA sebanyak 24 orang. Metode pelaksanaannya menggunakan pendekatan andragogi dengan menerapkan pola diskusi,” tutupnya.

SP

Komentar

Loading...