Unduh Aplikasi

KuALA Aceh Apresiasi Paslon Nomor Empat

KuALA Aceh Apresiasi Paslon Nomor Empat
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Zaini Abdullah-Nasaruddin. Foto: Fauzul Husni

BANDA ACEH - Koalisi untuk Advokasi Laut Aceh (KuALA) menberikan apresiasi kepada pasangan calon Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan Nasaruddin (AZAN) atas komitmen mereka dalam membangun masyarakat pesisir (nelayan, perempuan nelayan, pembudidaya ikan dan petambak garam). Semua itu juga terlihat dalam visi misinya.

"Visi dan misi pasangan nomor 4 dalam bidang kelautan dan perikanan langsung terarah untuk memberikan perlindungan dan pemberdayaan nelayan pembudidayaan ikan serta petambak garam," kata Direktur KuALA, Rahmi Fajri kepada AJNN, Sabtu (24/12).

Rahmi juga mengatakan, Zaini Abdullah sudah berkomitmen akan melahirkan qanun Aceh tentang perlindungan dan pemberdayaan nelayan, perempuan nelayan, pembudidaya ikan dan petambak garam. Dan jika masa cuti berakhir, Zaini Abdullah juga berkomitmen menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) terkait Pemberdayaan dan Perlindungan Nelayan.

"Kami dari KuALA sedang menyusun draft rancangan Pergub tersebut, termasuk didalamnya menyusun bagaimana skema perlindungan nelayan, pembangunan infrastruktur perikanan dan pesisir, pemberdayaan ekonomi nelayan kecil, asuransi bagi nelayan, serta skema perlindungan nelayan yang bekerja di kapal 30 GT," ujarnya.

Rahmi menambahkan, Aceh merupakan salah satu provinsi penyumbang gizi terbesar di negeri ini dari sektor perikanan untuk masyarakat Aceh khususnya dan Indonesia umumnya. Baik dari ikan karang, budidaya tambak bandeng maupun udang, begitu juga disektor garam aceh juga menjadi tempat penghasil garam dengan panjang garis pantai di 18 kabupaten dari 23 kabupaten yang ada di Aceh. Hal tersebut dapat menyerap tenaga kerja dan sentral pertumbuhan ekonomi dibidang perikanan tangkap maupun budidaya.

Menurutnya, Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Zaini Abdullah sangat serius dalam upaya mendorong sektor perikanan semakin membaik sehingga dapat memberikan kesejahteraan kepada nelayan. Semua ini terbukti dari penandatangan MoU bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan jaringan KuALA untuk mendorong dan mengontrol program terhadap nelayan, seperti bantuan bot untuk nelayan tradisional, akses modal dengan bank, pembangunan pelabuhan, asuransi buat nelayan serta beberapa jenis lainnya.

"Ini adalah bentuk keseriusan komitmen nyata Gubernur Aceh untuk meperjuangkan nelayan dan masyarakat pesisir Aceh serta menjamin kesejahteraan nelayan sesuai amanah UU no 7 thn 2016 tentang perlindungan dan pemberdayaan nelayan pembudidaya ikan dan petambak garam," jelasnya.

Dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat nelayan, perempuan nelayan, pembudidaya ikan dan petambak garam untuk memilih paslon yang kebijakannya berpihak kepada nelayan.

"Pilih calon yang kebijakan yang berpihak pada nelayan," ujarnya

Komentar

Loading...