Unduh Aplikasi

KSPI Aceh Siap Kawal Perusahaan untuk Patuhi UMP Rp 2,5 Juta 

KSPI Aceh Siap Kawal Perusahaan untuk Patuhi UMP Rp 2,5 Juta 

BANDA ACEH - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Perangkat Daerah Aceh mengatakan siap kerja sama dengan Pemerintah Aceh di bawah pimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Mayjen TNI Soedarmo, untuk mengawal pelaksanaan Upah Minimum Provinsi (UMP) Rp 2,5 juta yang mulai berlaku 01 Januari 2017.

Baca: UMP Aceh Rp 2,5 Juta, Aliansi Buruh: Ini Hadiah dari Pemerintah

Sekretaris KSPI Aceh, Habibi Inseun berharap Pemerintah Aceh bersungguh-sungguh memperhatikan kesejahteraan pekerja di Aceh. Dan meminta jangan ada stigma bahwa pekerja adalah pekerja rendahan atau buruh kasar.

“Semua yang menerima upah dan perintah kerja adalah pekerja,” kata Habibi, Selasa (1/11)/

Habibi Inseun juga mengatakan, pasca UMP Aceh 2017 berlaku, maka pekerja yang bekerja di bawah setahun berhak mendapatkan upah sebesar 2,5 juta perbulan.

Baca: Naikkan UMP Aceh, Buruh: Ini Adalah Perhatian Zaini Abdullah kepada Pekerja

Dikatakan, KSPI Aceh juga siap melakukan sosialisi Peraturan Gubernur Aceh nomor 72 tahun 2016 ini kepada seluruh stakeholder termasuk perusahaan, hingga Desember mendatang. Sehingga tidak ada perusahaan yang membayar pekerja di bawah upah.

Habibi juga memberi catatan bagi perusahaan yang merasa tidak mampu membayar pekerja sesuai UMP agar melakukan penangguhan sesuai mekanisme, termasuk memenuhi bukti audit keuangan perusahaan.

Untuk meningkatkan daya beli dan perekonomian masyarakat, lanjut dia, tidak terlepas dari pendapatan yang mempengaruhi nilai konsumsi. Jika UMP berjalan Habibi meyakini angka kemiskinan dan pengangguran akan menurun, serta dampak sosial negatif juga akan menurun hingga tercipta kedamaian.

Baca: UMP Naik, Buruh Subulussalam Dukung Abu Doto

“Kami yakin Plt gubernur sangat paham persoalan tersebut apalagi pak Soedarmo adalah mantan petinggi militer sehingga lebih tegas menyampaikan dan mengarahkan persoalan-persoalan di Aceh, kami siap bekerjasama,” jelas Habibi.

Secara khusus Sekretaris KSPI Aceh ini juga mengajak buruh untuk terus meningkatkan produktifitas, loyalitas dan kedisiplinan kerja. Karena tidak hanya kesejahteraan yang menjadi upaya bersama namun moral dan budaya dibangun juga harus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Sehingga semua pihak dapat membangun hubungan industrial yang lebih harmonis,” harapnya.

Komentar

Loading...