Unduh Aplikasi

KSAD Sebut Istri TNI yang Nyinyir ke Wiranto Punya Jabatan

KSAD Sebut Istri TNI yang Nyinyir ke Wiranto Punya Jabatan
Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menjelaskan alasan diberikannya hukuman disiplin militer dan pencopotan jabatan terhadap anggota TNI yang keluarganya mengunggah sindiran di media sosial.

Untuk diketahui, istri dari 6 orang anggota TNI mengunggah status nyinyir terkait insiden penusukan Menko Polhukam Wiranto di Pandeglang. Enam anggota TNI itu pun turut dijatuhi hukuman karena istrinya diduga melanggar UU ITE.

Andika menjelaskan bahwa istri anggota TNI itu juga memiliki jabatan di lingkungan organisasi TNI. Oleh karena itu, para anggota TNI juga turut bertanggung jawab membina istrinya dan keluarganya.

"Satu hal yang perlu kami informasikan begitu anggota kita kemudian merencanakan menikah, itu mereka akan mengajukan ke kesatuan pengajuan izin untuk pernikahan. Para istri setelah menikah akan menjadi namanya istri prajurit TNI angkatan darat, ada organisasi yang disebut Persit, atau persatuan istri TNI AD," jelas Andika di Mabes AD, Jakarta Pusat, Selasa (15/3).

Ia lebih lanjut menuturkan bahwa dalam anggaran dasar persatuan istri prajurit AD, istri tidak bisa dipisahkan dari angkatan darat baik dalam pelaksanaan tugas organisasi maupun kehidupan pribadi.

Apalagi, lanjutnya, istri saat menyatakan menikah dengan prajurit, berarti mereka menyatakan dirinya siap menerima status sebagai istri prajurit yang memiliki jabatan. Sehingga para istri juga harus menjaga diri dan perilaku baik dalam dinas maupun kehidupan pribadi.

"(Para istri) juga memiliki jabatan jadi misalnya seperti komandan Kodim di Kendari itu istri komandan Kodim jabatannya adalah ketua cabang persatuan istri prajurit angkatan darat yang memiliki anak buah juga jadi sejak mereka menikah menjadi bagian dari kehidupan suaminya," terangnya.

Komentar

Loading...