Unduh Aplikasi

Kronologi Semburan Gas dan Lumpur di Aceh Utara

Kronologi Semburan Gas dan Lumpur di Aceh Utara
Lokasi sumur bor milik warga Aceh Utara yang menyemburkan gas dan lumpur. Foto: Safrizal

ACEH UTARA - Warga Tanjong Meunye, Kecamatan Tanoh Jambo Aye, Aceh Utara dikejutkan dengan semburan gas bercampur lumpur setinggi 20 meter dari sumur bor, Rabu (23/1). Akibat semburan gas lumpur tersebut, warga sekitar area terpaksa direlokasi pada radius 500 meter dari titik semburan.

Baca: Sumur Bor Semburkan Gas dan Lumpur di Aceh Utara

Pantauan AJNN di lokasi, beberapa pohon dan tanaman milik warga tampak layu. Ratusan warga tampak mendatangi lokasi semburan untuk melihat langsung kejadian tersebut. Aparat keamanan dari kepolisian dan TNI dan dinas terkait tampak berjaga-jaga di sekitar lokasi semburan.

Rustam Efendi selaku pekerja yang melakukan pengeboran sumur bor itu menceritakan ikhwal  terjadinya semburan gas dan lumpur.

Lihat: Video Semburan Gas dari Sumur Bor di Aceh Utara

Dia mengaku paska melakukan pengeboran sumur bor pada Selasa (22/1), sumur tampak seperti biasa tanpa ada tanda-tanda yang aneh.

Selanjutnya pengeboran kembali dilanjutakan hari ini, tepat pukul 08.00 WIB, tiba-tiba lokasi sumur bor langsung mengeluarkan lumpur dan gas dengan ketingian berkisar antara 15 sampai 20 meter.

Baca: 10 Kepala Keluarga di Lokasi Semburan Gas Mengungsi

"Tak lama setelah kita lakukan pengeboran tiba-tiba semburan lumpur dan gas langsung muncul ke permukaan," kata Rustam.

Sementara itu Kepala Bidang Dinas Kebersihan Pertamanan dan Lingkungan Hidup Aceh Utara, Fakhrurazi mengatakan sejauh ini pihaknya sudah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta mengambil sampel lumpur untuk dikirim ke provinsi.

"Kita belum tau kandungan lumpur bercampur gas tersebut. Karena kita baru mengambil sampel dan akan kita kirim ke provinsi," kata Fakhrurazi kepada AJNN.

Dirinya menyebutkan, peristiwa semburan lumpur dan gas tersebut bukanlah yang pertama terjadi, sebelumnya hal serupa juga pernah terjadi di kawasan itu.

Menurutnya, semburan lumpur dan gas tersebut tidaklah berbahaya namun begitu pihaknya berharap kepada masyarakat untuk terus waspada dan tidak mendekati lokasi dengan radius yang sudah ditentukan.

"Masyarakat jangan dulu mendekati lokasi dengan radius pemebatas yang sudah ditentukan. Apalagi merokok di sekitar lokasi, itu berbahaya," pungkasnya.

Komentar

Loading...