Unduh Aplikasi

Kronologi Penembakan ‎Bandar Narkoba di Aceh Tamiang

Kronologi Penembakan ‎Bandar Narkoba di Aceh Tamiang
Ilustrasi. Foto: Net.
LANGSA - Kapolres Langsa AKBP H. Iskandar ZA SIK melalui Ka Lakhar Sat Res Narkoba Iptu Agung Wijaya Kusuma kepada AJNN, Jumat (12/8) menyebutkan, kronologi penembakan terhadap bandar narkoba bernama Wak Ded (40) warga Sungai Iyu, Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang berawal dari hasil pengembangan.

Iptu Agung menjelaskan, pada Rabu (10/8) di Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, pihaknya menangkap dua orang pengguna narkoba, M. Daniel (19) warga Gampong Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro, dan Firza (16) pelajar warga Gampong Jawa Belakang, Kecamatan Langsa Kota. Dari dua pengguna narkoba tersebut ditemukan barang bukti dua paket sabu.‎

Selanjutnya, kata Iptu Agung pihaknya melakukan pengembangan dan berhasil menangkap satu tersangka lain yakni Huseri (22), warga Peurelak Aceh Timur di warnet Gampong Jawa. Setelah itu kembali dilakukan pengembangan ke Sungai Iyu, Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang.

"Di Sungai Iyu, kami memancing bandar narkoba yang dipanggil Wak Ded dengan cara under cover (penyamaran-red) yang dilakukan oleh Bripka M. Nasir, karena bandar tersebut curiga kemudian bandar itu menodongkan senjata api kearah Bripka M. Nasir," terang Iptu Agung.

Selanjutnya, Bripka M. Nasir turun dari mobil dengan menenteng senjata api laras panjang dan tersangka langsung melarikan diri, kemudian Bripda Nanda yang ikut bersama Bripka M. Nasir melepaskan tembakan peringatan sebanyak dua kali ke udara, namun tersangka tidak berhenti dan tetap melarikan diri.

Iptu Agung menuturkan, melihat tersangka tetap kabur, petugas terpaksa menembak kearah tersangka sebanyak satu kali dan mengenai bagian pinggang belakang hinga tembus ke perut.

"Dari tangan tersangka ditemukan satu pucuk senjata air foftgun jenis FN warna hitam, selain itu juga ditemukan enam paket sabu siap edar di dalam kantong celana tersangka," ungkap Iptu Agung yang merupakan bekas Kapolsek Langsa Kota itu.

Untuk mendapatkan perawatan, selanjutnya pelaku dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa untuk mendapatkan perawatan. Hingga kini pelaku masih berada di rumah sakit tersebut.
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...