Unduh Aplikasi

Kronologi Penangkapan Pengedar Sabu di Aceh Tamiang

Kronologi Penangkapan Pengedar Sabu di Aceh Tamiang
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH TAMIANG - Aparat kepolisian daerah Aceh menangkap dua pengedar sabu sebanyak 11 kilogram di Simpang Opak Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang. Satu pelaku diantaranya tewas tertembak karena berupaya lari dari kejaran petugas, dan pelaku meninggal saat hendak dilarikan ke rumah sakit, Senin (11/3).

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polisi Daerah Aceh, Ajun Komisaris Besar Polisi Heru Suprihasto membenarkan penangkapan tersebut, kata dia, pelaku ditembak karena ingin melarikan diri, setelah diberi tembakan peringatan.

"Pelaku Nurwan Abidin tidak tertolong dan meninggal dunia, sementara satu orang lagi yaitu Rahmadi juga terkena luka tembak, keduanya melarikan diri saat hendak ditangkap petugas," kata Heru Suprihasto saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (12/3).

Heru menyampaikan, penangkapan kedua pelaku tersebut berawal dari informasi yang dikantongi polisi terkait adanya transaksi narkotika dalam jumlah besar. Setelah itu sekitar pukul 19.00 WIB, tim menunggu di Simpang Opak.

Baca: Polisi Tembak Dua Pengedar 11 Kg Sabu di Tamiang, Satu Diantaranya Tewas

Kemudian, berselang satu jam sekira pukul 20.00 WIB, melintas satu nit mobil Toyota Altis warna hitam bernomor polisi B 8097 BF, lalu tim langsung menghentikan mobil tersebut.

"Namun mobil tersebut tidak berhenti, malah menabrak tim yang sedang menghadang, sehingga tim terpaksa melakukan tembakan peringatan sebanyak 3 kali," ujarnya.

Meskipun sudah dihadang petugas, palaku tetap melarikan diri dan mempercepat laju kendaraan, dan langsung dilakukan pengejaran hingga sampai ke Desa Alur Cucur Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang.

Mobil itu akhirnya berhasil dihentikan dengan tembakan petugas, dan tim langsung menggeledah mobil hingga menemukan 11 bungkus narkotika jenis sabu, dan satu orang atas nama Nurwan Abidin dalam keadaan kritis.

Sementara, pelaku lainnya yaitu Rahmadi berhasil kabur, namun kembali ditangkap setelah tim melakukan penyisiran di sekitar TKP dalam keadaan luka tembak.

"Selanjutnya tim membawa keduanya ke RS umum Aceh Tamiang, guna mendapatkan tindakan medis dan perawatan, namun nyawa Nurwan tidak tertolong," pungkasnya.

Komentar

Loading...