Unduh Aplikasi

Kronologi Penangkapan Oknum Anggota DPRK Aceh Timur

Kronologi Penangkapan Oknum Anggota DPRK Aceh Timur
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH TIMUR - Pascaditangkapnya seorang oknum anggota DPRK Aceh Timur berinisial SY yang diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika pada Rabu lalu (23/10), hingga kini polisi masih menutup rapat dan tidak memberitahukan ke publik terkait pengungkapan tersebut.

Kasat Narkoba Polres Aceh Timur Iptu Yasir Arafat Riza Habibi yang coba dikonfirmasi AJNN sejak kemarin via pesan WhatsApp, hingga hari ini belum ada balasan.

Meski belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian Sat Resnarkoba Polres Aceh Timur. Namun kronologi penangkapan terhadap oknum anggota dewan tersebut telah diperoleh AJNN dari sumber terpercaya.

Menurut keterangan yang diterima AJNN, kronologi penangkapan oknum anggota dewan itu terjadi pada Rabu (23/10). Saat itu, personil Sat Resnarkoba mendapatkan informasi dari masyarakat bahwasanya ada seseorang yang membawa narkotika jenis sabu dengan menggunakan mobil toyota Rush warna hitam dengan plat tidak diketahui dari arah Kecamatan Peureulak menuju Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Baca: Miliki Narkoba, Oknum Anggota DPRK Aceh Timur Ditangkap Polisi

Mendapat informasi tersebut, personil Sat Resnarkoba langsung melakukan penyelidikan, dan sekitar pukul 09.30 WIB, anggota menghentikan satu mobil merek toyota Rush warna hitam dengan nomor polisi BL 1520 AA, namun tidak ditemukan narkotika jenis sabu di dalam mobil tersebut.

Selanjutnya, sekitar pukul 11.00 WIB, di Gampong Titie Baro tepatnya di pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur, personil Sat Resnarkoba kembali menghentikan satu unit mobil toyota Rush warna hitam dengan nomor polisi BL 1527 AA.

Baca: Oknum Anggota DPRK Aceh Timur yang Ditngkap Polisi Kader PKS

Mobil tersebut dikemudikan oleh anggota DPRK Aceh Timur berinisial SY. Setelah pengemudi diminta turun dari mobil, tiba-tiba dari saku jaket SY terjatuh satu paket plastik bening berisikan kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu.

Kemudian petugas menanyakan kepada anggota dewan tersebut siapa pemilik barang tersebut. Namun anggota dewan itu tidak mengetahuinya, kemudian petugas semakin curiga sehingga sekira pukul 11.30 WIB, petugas membawa anggota dewan itu ke Mapolres Aceh Timur guna dilakukan pemeriksaan lebih intensif terhadap dirinya dan mobil toyota Rush tersebut.

Saat dilakukan pemeriksaan di dalam mobil petugas menemukan bungkusan yang dibalut dengan tisu dan terlakban warna hitam lengket di bawah jok sopir, setelah dibuka ditemukan satu plastik berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu dan satu paket plastik berisikan kristal berwarna merah jambu diduga narkotika jenis sabu.

Baca: Polisi Didesak Tindak Tegas Oknum Anggota DPRK yang Tertangkap Narkoba

Saat ditanya oleh petugas siapa pemilik barang haram yang ditemukan dimobilnya itu, anggota dewan tersebut mengaku tidak mengetahuinya, selanjutnya anggota dewan tersebut dah barang bukti diamankan oleh petugas guna dilakukan pengusutan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang diamankan oleh petugas yakni, satu unit mobil toyota Rush BL 1527 AA, dan tiga paket sabu.

Komentar

Loading...