Unduh Aplikasi

Kronologi Kontak Tembak Polisi dengan Anggota KKB di Aceh Utara

Kronologi Kontak Tembak Polisi dengan Anggota KKB di Aceh Utara
Polisi memperlihatkan barang bukti senjata milik pelaku di Mapolres Lhokseumawe. Foto: AJNN.Net/Sarina

LHOKSEUMAWE - Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe melakukan konferensi pers terkait penembakan AB (30) alias Tentra Raman, hingga tewas di Gampong Punteut, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim Indra T Herlambang mengatakan, kejadian itu bermula dari informasi warga, berkibarnya bendera hijau berlambang bintang bulan dan pedang ditiang bendera SDN 17 Sawang. Dan pada tiang bendera dipasang alat peledak sejenis bom.

“Kemudian petugas Polsek Sawang, menghubungi tim Penjinak Bom Polda Aceh Bataliyon B Jeulikat untuk memindahkan dan seterilisasi alat peledak itu. Sehingga bendera pun berhasil diamankan,” kata Indra.

Indra menambahkan, Senin (25/11), pukul 21.00 WIB, terjadi pembakaran fasilitas sekolah di SDN 17 Sawang itu. Pembakaran itu sudah sangat meresahkan warga, sehingga Kapolda Aceh membentuk Satgas Tim Gabungan untuk melakukan tindakan terhadap pelaku yang sudah sangat meresahkan masyarakat itu.

Baca: Kontak Tembak di Aceh Utara, Satu Orang Tewas

“Pada 29 November 2019, diakun Facebook Armada Aceh, diposting oleh pelaku, postingan yang bernada pengancaman terhadap TNI-Polri. Sehingga Kapolda memerintahkan untuk melakukan penindakan yakni upaya operasi penangkapan,” ujarnya.

Sambung Indra, menindak lanjuti dua kejadian itu. Minggu (1/12) pukul 17.00 WIB, tim gabungan menuju ke Gampong Punteut, setibanya di lokasi, menunggu tersangka melewati titik yang sudah dilakukan penyelidikan sebelumnya.

“Setelah tersangka lewati itu, ternyata Tentra Raman membawa senjata lengkap, senjata rakitan laras panjang lengkap rompi yang berisi kabel diduga bahan peledak,” ujarnya.

Dikatakan Indra, pukul 19.00 WIB, tim gabungan berusaha melakukan penyergapan terhadap pelaku, dan kemudian pelaku yang merasa terdesak melakukan tembakan ke arah tim gabungan, kemudian petugas menghindar dan terjadilah kontak senjata.

“Setelah itu, tim berhasil melumpuhkan pelaku. AB yang sudah terluka berusaha melarikan diri, saat akan jatuh, pelaku balik ke arah kanan dan merempet senjata ke arah petugas, sebelum petugas membalas, pelaku sudah tumbang dan dinyatakan tewas,” ujarnya.

Komentar

Loading...