Unduh Aplikasi

Kronologi Kasus Pembunuhan di Aceh Tamiang

Kronologi Kasus Pembunuhan di Aceh Tamiang
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH TAMIANG - Azwar (29) warga Dusun Tanjung Keramat, Kampung Paya Udang, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, meninggal dunia setelah dibunuh dengan cara ditusuk menggunakan pisau di jalan umum Dusun Kenangkung, Kampung Muka Sungai Kuruk, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, Selasa sore (27/10).

Azwar ditusuk oleh Nurhadi (30) warga Dusun Purwodadi, Kampung Sungai Kuruk Dua, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang.

Baca: Seorang Pria Ditemukan Meninggal Menggenaskan di Pinggir Jalan 

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Ari Lasta melalui Kapolsek Seruway Iptu Syahrial yang dikonfirmasi AJNN, Rabu (28/10) menjelaskan, kronologi kasus pembunuhan itu terjadi sekira pukul 16.00 WIB saat korban melintas di jalan Dusun Kenangkung dengan sepeda motornya.

Dalam perjalanan, korban berselisih dengan pelaku yang saat itu juga sedang mengendarai sepeda motornya berboncengan dengan istrinya.

Menurut pengakuan Salbiah (24), istri pelaku, kata Kapolsek, secara tiba-tiba pelaku memutar balik sepeda motornya dan mengejar korban sambil memanggil korban sehingga korban berhenti, lalu pelaku menyuruh korban turun dari kendaraannya dan kemudian pelaku membentak korban dengan ucapan 'Ada salah apa aku sama kau'.

Saat itu korban tidak menjawabnya, kemudian pelaku mencabut pisau di pinggangnya sambil mengatakan kepada korban 'Kau tau ini apa'?

Melihat dikeluarkan pisau, kata Kaspolsek, korban sempat berlari menyelamatkan diri. Namun upayanya kandas setelah pelaku yang mengejarnya berhasil menikam korban secara membabi-buta dibagian perut dan muka sebanyak  22 tikaman hingga akhirnya korban tumbang dan meninggal di tempat.

"Melihat kejadian tersebut, istri pelaku sempat berteriak meminta pertolongan kepada warga sehingga beberapa orang warga berdatangan. Namun karena pelaku memegang pisau, tidak ada warga yang berani mendekat ataupun memberikan pertolongan kepada korban," kata Kapolsek.

Usai menikam korban, kata Kapolsek, pelaku kemudian kembali ke sepeda motornya sambil berteriak memanggil istrinya 'ayoo sini kau ikut aku'.

Karena istrinya takut, ia memilih untuk tidak ikut dan berlari menghindar. 

Pelaku kemudian melarikan diri pergi ke arah Seruway dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 warna putih hitam. 

"Hingga saat ini personil Polsek Seruway dibackup team Sat Reskrim Polres Aceh Tamiang dan masyarakat masih mancari pelaku," ungkap Kaspolsek.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...