Unduh Aplikasi

Kronologi Dua Pemuda Yang Nekat Curi Uang Dana Desa Rp50 Juta di Aceh Jaya

Kronologi Dua Pemuda Yang Nekat Curi Uang Dana Desa Rp50 Juta di Aceh Jaya
Kasat Reskrim Polres Aceh Jaya, AKP Miftahuda Dizha Fezuono saat memberikan keterangan pers kepada awak media. Foto: For AJNN.

ACEH JAYA - Kedua pemuda dengan inisial AR (38) dan DA (29) yang nekat melakukan tindak pidana pencurian uang sebesar Rp 50 juta ternyata warga asal Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Keduanya nekat menjalankan aksinya itu di desa Keutapang, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya pada kamis (3/6) lalu dan berhasil ditangkap polisi pada hari yang sama di salah satu penginapan kota Meulaboh Aceh Barat sekira pukul 22.15 WIB.

Kapolres Aceh Jaya, AKBP Harlan Amir melalui melalui Kasat Reskrim AKP Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan aksi pencurian itu terjadi pada hari Kamis tanggal 03 Juni 2021 sekira pukul 16.00 WIB, bertempat di Desa Keutapang, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya.

Baca: Rampok Uang Rp 50 Juta di Depan Bank Aceh, Dua Pemuda Ditangkap Polisi

Uang tersebut merupakan dana desa Gampong Ligan, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya yang baru saja ditarik oleh korban dari Bank Aceh Syariah Cabang Calang yang berada di Kampung Keutapang.

"Saat itu, pelaku memang sudah membuntuti korban sejak korban berada di Bank Aceh Syariah saat melakukan penarikan uang desa sebesar Rp 50 juta," kata AKP Dizha.

Sebelum kejadian, korban sempat menyimpan uang sebesar Rp 50 juta tersebut di belakang jok mobil pickup jenis Mitsubishi TS dengan nomor polisi BL 8390 LM. 

Dan sebelum pulang ke desa Ligan, korban bersama istrinya sempat singgah ketempat sanak saudaranya yang berada di desa Keutapang, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya, saat itu korban memarkirkan mobilnya di depan rumah saudaranya dalam keadaan kaca mobil terbuka.

"Kondisi dan situasi itu rupanya langsung dimanfaatkan oleh pelaku yang memang sudah membuntuti korban sejak penarikan uang di Bank Aceh Syariah Cabang Calang," ujar Kasat Res, AKP Dizha.

Beruntung, korban sempat melihat aksi kedua pencuri tersebut karena curiga mobilnya bergerak sendiri, namun saat itu kedua pelaku berhasil kabur serta membawa uang Rp 50 juta yang baru saja ditarik di Bank Aceh Syariah Cabang Calang.

Setelah menerima laporan pencurian uang dari korban, personil Sat Reskrim Polres Aceh Jaya langsung melakukan rangkaian pulbaket dan penyelidikan serta meneruskan informasi kepada jajaran Polsek Polres Aceh Jaya. Selanjutnya, didapati informasi dari Kapolsek Teunom bahwa pelaku melarikan diri ke arah kabupaten Aceh Barat.

"Kemarin itu sempat juga dilakukan penghadangan dan pengejaran oleh pihak Polsek Teunom, namun tidak berhasil dan pelaku berhasil kabur ke arah Meulaboh," ungkapnya.

Selanjutnya personil Sat Reskrim Aceh Jaya kembali berkoordinasi dengan Polres Aceh Barat dan Polres lintas Barat Selatan Aceh dengan pulbaket ciri-ciri pelaku yang dicurigai serta kembali melakukan pengejaran ke wilayah kabupaten Aceh Barat dengan melakukan penyisiran pada tempat-tempat istirahat seperti mesjid, warkop, rumah makan dan penginapan di wilayah kota Meulaboh Aceh Barat.

Alhasil, personil Sat Reskrim Polres Aceh Barat berhasil menangkap kedua pelaku di Losmen AIVA Meulaboh Aceh Barat serta mengamankan bukti uang tunai dari pelaku sebesar Rp 39 juta. 

"Dari pengakuannya, uang Rp 39 juta merupakan sisa setelah digunakan oleh kedua pelaku serta juga sudah sempat dikirim ke sanak keluarganya sejumlah Rp 10 juta," terangnya.

Dari hasil pengembangan, diduga pelaku juga telah melakukan tindak pidana pencurian di beberapa kabupaten lain dengan modus yang sama.

Sementara, kedua tersangka tindak pidana pencurian akan disangkakan pasal 363 ayat (1) ke 4e jo Pasal 362 KUHPidana dengan ancaman kurungan 7 tahun penjara.

HUT Pijay

Komentar

Loading...