Unduh Aplikasi

KPK Tahan Orang Kepercayaan Mantan Bupati Malang

KPK Tahan Orang Kepercayaan Mantan Bupati Malang
Foto: Net

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan EAT, selaku orang kepercayaan mantan Bupati Malang, RK.

EAT ditahan dalam kasus dugaan menerima gratifikasi bersama Bupati Malang periode 2010-2015 dan periode 2016 – 2021

Penahanan itu setelah penyidik memeriksa saksi dengan jumlah 75 orang. EAT ditahan selama 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 30 Juli 2020 sampai 18 Agustus 2020 di Rutan Klas I Jakarta Timur Cabang KPK di Rutan Pomdam Jaya Guntur.

"Sebelum dilakukan penahanan, tersangka EAT sudah menjalani protokol kesehatan dalam rangka mitigasi penyebaran wabah Covid-19," kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (30/7) dalam rilis yang diterima AJNN.

Tersangka EAT ditetapkan sebagai tersangka bersama-sama dengan RK dan telah diumumkan KPK sejak tanggal 10 Oktober 2018.

"Tersangka RK sebelumnya juga telah divonis bersalah oleh majelis hakim dan saat ini sedang menjalani hukuman dalam perkara korupsi. Mereka ditetapkan sebagai tersangka sebagai penerimaan suap terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Malang
TA 2011," ujarnya.

Atas perbuatan tersebut, kata Alexander, EAT disangkakan bersama RK melanggar Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

"Perbuatan kepala daerah yang menerima gratifikasi adalah perbuatan yang melanggar sumpah jabatan seorang kepala daerah. Perbuatan ini sangat mencinderai rasa keadilan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemimpinnya," ujarnya.

Komentar

Loading...