Unduh Aplikasi

KPK: Anggota DPR dan DPRD Jadi Pelaku Korupsi Terbanyak di 2015-2019

KPK: Anggota DPR dan DPRD Jadi Pelaku Korupsi Terbanyak di 2015-2019
KPK Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III di gedung DPR RI, Senin (01/07). Foto: Kumparan

JAKARTA - KPK memaparkan sejumlah kasus korupsi yang ditangani selama empat tahun sejak 2015 hingga 2019 dalam rapat dengan pendapat bersama Komisi III DPR. Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menuturkan anggota dewan menjadi pelaku tindak pidana korupsi terbanyak yang ditangani KPK.

"Komposisi pelaku sampai dengan Juni 2019, komposisi pelaku tipikor ditangani KPK di mana anggota DPR dan DPRD masih jadi pelaku tipikor terbanyak," ujar Saut dalam pemaparannya di Gedung DPR, Senayan, Senin (1/7).

Kendati demikian, ia tidak menyebut berapa total anggota dewan yang ditangani KPK dalam rentang waktu tersebut.

Saut menambahkan, untuk modus tindak korupsi yang paling banyak dilakukan ialah suap serta pengadaan barang dan jasa. Sementara Pulau Jawa menjadi lokasi paling banyak terjadinya korupsi.

"Pulau Jawa masih menjadi locus terbesar praktik tipikor," kata Saut.

Saut kemudian menjabarkan selama tahun 2017 hingga Juni 2019, KPK telah menangani kasus korupsi sebanyak 58 operasi tangkap tangan (OTT). Dari sejumlah kasus, kata dia, KPK telah menyelamatkan uang negara sebanyak Rp 1,9 triliun.

"Kemudian melalui serangkaian perkara tipikor yang ditangani KPK telah berhasil menggapai dalam PNPB Rp 1,9 triliun pada rentang waktu 2014 sampai dengan 15 juni 2019 dimana denda jumlah demikian demikian uang pengganti, rampasan, riba," lanjutnya.

Kyriad Muraya Hotel Aceh

Komentar

Loading...