Unduh Aplikasi

KPA Tolak Calon Wakil Wali Kota Lhokseumawe

KPA Tolak Calon Wakil Wali Kota Lhokseumawe
Anggota Majelis KPA Daerah I Tgk. Tjhik Dipaloh wilayah Samudera Pase menyatakan sikap menolak Yusuf Muhammad sebagai calon Wakil Wali Kota Lhokseumawe. Foto: Safrizal
LHOKSEUMAWE - Komite Peralihan Aceh (KPA) Daerah I Tgk.Tjhik Dipaloh wilayah Samudera Pase, menolak Yusuf Muhammad sebagai calon Wakil Wali Kota Lhokseumawe, yang telah ditetapkan oleh Dewan Pimpinan pusat (DPA) Partai Aceh.

Perwakilan Majelis KPA Daerah I Tgk. Tjhik Dipaloh wilayah Samudera Pase, yang juga Panglima Sagoe Coet Kupula Ramli Bin Abu Bakar, mengatakan pihaknya tidak pernah mengusulkan nama H. Yusuf Muhammad, untuk mendampingi Suadi Yahya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017.

“Kami atas nama Komite Peralihan Aceh (KPA) Daerah I Tgk. Tjhik Dipaloh wilayah Samudera Pase, menolak keras atas ditetapkannya Yusuf Muhammad sebagai calon Wakil Wali Kota Lhokseumawe," kata Ramli saat konferensi pers di Kantor KPA Daerah I.

Ramli mengungkapkan pihaknya hanya mengusulkan tiga nama untuk menjadi calon Wakil Wali Kota Lhokseumawe, yakni Syahrul A Mani, Husaini, dan Fajri.

"Tiga nama yang kami usulkan tidak muncul, tapi muncul nama yang tidak pernah kami usulkan sama sekali," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Mualimin KPA Daerah I, M. Nasir yang didampingi oleh Mohd Nurdin. Mereka meminta persoalan itu harus diselesaikan dengan baik dan harus mengakomodir aspirasi dari keterwakilan KPA Daerah I.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Aceh Kota Lhokseumawe M. Salem Ibrahim, mengaku pihaknya tidak pernah mengusulkan nama Yusuf Muhammad untuk mendampingi Saudi Yahya.

"Saya menyerahkan masalah ini kepada Majelis Daerah KPA Daerah I," ujarnya.

Selain itu, dirinya meminta kepada DPA Partai Aceh agar bisa menampung aspirasi dari Majelis KPA Daerah I Tgk. Tjhik Dipaloh wilayah Samudera Pase, dan meninjau kembali atas ditetapkannya Yusuf Muhammad sebagai calon Wakil Wali Kota Lhokseumawe.

"Mengenai persoalan ini saya menyerahkan sepenuhnya bagaimana keputusan majelis, dan kami juga sangat mengharapkan agar DPA Partai Aceh bisa meninjau kembali atas calon wakil tersebut," harap Salem Ibrahim.

Komentar

Loading...