Unduh Aplikasi

Korupsi Rehab Irigasi di Manggeng, Penyidik Tunggu Perhitungan Ahli Fisik

Korupsi Rehab Irigasi di Manggeng, Penyidik Tunggu Perhitungan Ahli Fisik
Penyidik mengumpulkan bukti-bukti dugaan korupsi proyek irigasi.  Foto: Kejati Aceh. 

BANDA ACEH - Kejaksaan Negeri Abdya saat ini masih menunggu hasil perhitungan ahli, dalam menghitung volume pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi di Manggeng, Abdya dengan melibatkan tim teknis dari Universitas Sumatera Utara (USU).

Kajari Abdya, Nilawati menyebutkan perhitungan ahli terhadap seluruh kondisi fisik pekerjaan itu sangat dibutuhkan untuk dijadikan acuan oleh penyidik menentukan kerugian negara dari pekerjaan irigasi dengan nilai kontrak Rp 1,5 miliar.

"Perhitungan ahli fisik akan menjadi penentu adanya kerugian negara dalam pekerjaan irigasi itu," kata Nilawati, Kamis (17/12).

Baca juga: Dinas Pengairan Aceh Digeledah Terkait Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Rp 2 Miliar

Pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi di Manggeng dengan pagu Rp 2 miliar sumber dana APBA 2019 itu, kata Nilawati diduga tidak sesuai spesifikasi dalam pekerjaannya.

Selain itu, penyidik telah memanggil lebih dari 15 orang untuk dimintai keterangan diantaranya Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), PPTK, pengawas serta pihak dari rekanan. Namun, saat ini penyidik belum menetapkan tersangka dalam kasus itu.

"Untuk saat ini belum ditetapkan siapa tersangkanya. Penyidik masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara," ungkap Nilawati.

Sebelumnya, tim khusus pemberantasan korupsi Kejari Abdya melakukan penggeledahan di Dinas Pengairan Aceh untuk mencari sejumlah dokumen dan barang bukti lainnya dalam dugaan korupsi pekerjaan rehabilitasi irigasi itu.

Komentar

Loading...