Unduh Aplikasi

Korupsi Dana Desa, Mantan Keuchik Meunasa Mee Divonis Empat Tahun Enam Bulan Penjara

Korupsi Dana Desa, Mantan Keuchik Meunasa Mee Divonis Empat Tahun Enam Bulan Penjara
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH UTARA – Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh memvonis euchik Gampong Meunasah Mee, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Saifuddin (52) empat tahun enam bulan penjara atas  kasus korupsi dana desa (DD) sebesar Rp740.900.000 bersumber dana APBN tahun 2017 dan tahun 2018 dengan nilai Rp652.471.000. dengan kerugian negara Rp. 524.902.934.

Sidang putusan tersebut dilaksanakan, Kamis (29/4) sekitar pukul 13.00 WIB di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banda Aceh.

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara, Diah Ayu H L Iswara Akbari, melalui Kasi Intel Kejaksaan Negeri Aceh Utara, Juliadi Lingga mengatakan, sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut selama lima tahun enam bulan penjara.

Baca: Mantan Keuchik Meunasah Mee Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa

Namun, Majelis Hakim menjatuhkan vonis, empat tahun enam bulan penjara, karena terbukti terdakwa melakukan melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2) dan ayat (3) UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain itu, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan, dan membayar denda sebesar Rp200 juta,  dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana selama tuga bulan kurungan.

Terdakwa juga dihukum untuk membayar uang pengganti kepada Negara sebesar Rp. 524.902.934, dan apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti paling satu bulan setelah putusan ini telah memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

Dan apabila harta bendanya tidak ada atau tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut maka diganti dengan pidana penjara selama dua tahun sembilan bulan penjara.

“Jadi, dari JPU sendiri menerima atas putusan pengadilan tersebut, begitu juga dengan terdakwa,” imbuhnya.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...