Unduh Aplikasi

Korupsi Dana Desa, Mantan Datuk Penghulu di Aceh Tamiang Diringkus Polisi

Korupsi Dana Desa, Mantan Datuk Penghulu di Aceh Tamiang Diringkus Polisi
Kasat Reskrim Polres Langsa (tengah) sedang memberikan keterangan terkait kasus korupsi dana desa kepada sejumlah wartawan. Foto: For AJNN

LANGSA - Nazarhadi bekas Datuk Penghulu (Kepala desa-red) Kampung Alue Sentang, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang (Wilkum Polres Langsa) ditangkap petugas Unit Tipidkor Satreskrim Polres Langsa.

Nazarhadi ditangkap atas dugaan korupsi terhadap alokasi dana desa Kampung Alue Sentang senilai Rp 897 juta lebih bersumber dari APBN dan APBK tahun anggaran 2016.

Kasat Reskrim Polres Langsa Iptu Arief Sukmo Wibowo dalam konferensi pers di Mapolres Langsa, Senin (9/3) mengatakan, tersangka ditangkap pada 1 Januari 2020, di sebuah warnet yang terletak di jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di dekat SPBU Gampong Alur Pinang, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa.

Kata Iptu Arief, tersangka melakukan penyelewengan dana desa dengan cara mengambil uang dari rekening kas kampung yang seharusnya dilakukan untuk program atau kegiatan kampung.

Namun faktanya kegiatan sebagian ada dilaksanakan tapi tidak selesai. Dan kegiatan yang dilaksanakan tidak sesuai dengan RAB serta gambar.

"Ada juga kegiatan tidak dilaksanakan (fiktif), namun uangnya sudah diambil oleh tersangka," tambah Iptu Arief.

Berdasarkan laporan hasil audit BPKP perwakilan Aceh tanggal 17 September 2018, tentang perhitungan kerugian keuangan negara terhadap perkara tindak pidana korupsi penyelewengan alokasi dana desa Kampung Alue Sentang tahun anggaran 2016, ditemukan kerugian negara mencapai Rp 378 juta rupiah lebih.

"Sebelum ditangkap oleh Unit Tipidkor, tersangka sempat melarikan diri ke Malaysia selama satu tahun," sebut Iptu Arief.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 2 yo pasal 3 dan pasal 8 UU RI Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI No 20 tahun 2001 tentang pembetantasan tindak pidana korupsi.

"Tersangka diancam maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar rupiah," uangkap Iptu Arief, sembari menambahkan saat ini tersangka telah diamankan di Polres Langsa. 

Komentar

Loading...