Unduh Aplikasi

Korban Terdampak Banjir di Singkil Capai 2.172 Jiwa

Korban Terdampak Banjir di Singkil Capai 2.172 Jiwa
Sejumlah warga Singkil yang terdampak banjir sedang berusaha mengungsi ke tempat yang lebih aman mengunakan perahu. Foto: AJNN/Khairuman

ACEH SINGKIL - Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Aceh Singkil merilis data korban terdampak  banjir. Dari dua kecamatan di kabupaten tersebut, jumlah warga yang terdampak mencapai 463 Kepala Keluarga (KK) atau 2.172 jiwa. Namun dalam bencana banjir tersebut tidak ada korban jiwa.

Kepala BPBD Aceh Singkil Muhammad Ihsan melalui Petugas Pusdalops PB, Rosiana kepada AJNN menyampaikan data korban terdampak itu berasal dari dua Kecamatan, yaitu Simpang Kanan dan Kecamatan Gunung Meriah.

"Kecamatan Simpang Kanan sebanyak enam desa dan Kecamatan Gunung Meriah sebanyak dua desa, sehingga keseluruhan ada 8 desa terdampak. Sebelumnya hanya enam desa yang terdata," ujar Rosiana, Rabu (4/11/2020) kemarin di Singkil.

Lebih lanjut Rosiana menjelaskan bahwa kedelapan desa yang terendam banjir tersebut adalah Desa Ujung Limus, Desa Silatong, Desa Lae Riman, Desa Tanjung Mas, Desa Cibubukan dan Desa Serasah yang berada di wilayah kecamatan Simpang Kanan

Sedangkan kecamatan Gunung Meriah ada 2 desa yaitu Desa Cingkam dan Desa Penjahitan.

Dari informasi sebelumnya yang diperoleh AJNN berdasarkan laporan Camat Kecamatan Simpang Kanan kepada Pusdalops BPBD Singkil pada hari Rabu 4 November 2020 kemarin disebutkan bahwa banjir di kabupaten Aceh Singkil, khususnya kecamatan Simpang Kanan, terjadi mulai pukul 05.00 Wib. Saat itu ketinggian air sudah mencapai satu meter.

Sedangkan banjir di Kecamatan Gunung Meriah, khususnya di Desa Cingkam terjadi sejak pukul 12.00 Wib, dengan ketinggian air mencapai 70 centimeter atau setinggi dada orang dewasa. Informasi dari BPBD setempat menyebutkan bahwa  faktor utama penyebab banjir adalah meluapnya air sungai Cinendang, akibat tingginya curah hujan mulai sejak kemarin.

 

KHAIRUMAN

 

Komentar

Loading...