Unduh Aplikasi

Korban Perdagangan Manusia di Pidie Dijual 13 Ribu Ringgit ke Malaysia

Korban Perdagangan Manusia di Pidie Dijual 13 Ribu Ringgit ke Malaysia
Tersangka sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Pidie. Foto: AJNN.Net/Salman

PIDIE - Korban perdagangan manusia (Human Traffikcing), Syarifah Muliana (25), warga asal Gampong Baro, Kemukiman Lameue, Kecamatan Sakti, Pidie dijual kepada seorang majikan di Malaysia seharga 13 ribu ringgit atau sekitar Rp 44 juta .

Kasat Reskrim Polres Pidie AKP Mahliadi kepada AJNN, Jumat (22/2) menjelaskan, awalnya korban dijemput oleh tersangka Cut Nurlina (52), di rumahnya untuk bekerja sebagai asisten pengacara di Malaysia, karena korban memiliki ijazah sarjana.

Syarifah bersama tersangka berangkat ke Malaysia, dari pelabuhan Kota Dumai, Riau, dengan menggunakan kapal express pada 02 Maret 2018. Setiba di negeri jiran, korban disambut oleh teman tersangka berinisial Z, selanjutnya Z menjual korban kepada seorang majikan untuk dijadikan pembantu.

Saat itu, korban sudah curiga karena berangkat melalui Pelabuhan Kota Dumai, karena biasanya melalui Bandara Sukarno Hatta atau Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara.

Baca: Polisi Ringkus Pelaku Perdagangan Manusia Asal Pidie Jaya

"Pada saat tersangka mengurus pasport di Kantor Imigrasi di Banda Aceh, korban diarahkan untuk mengaku kegiatan melancong ke Malaysia," kata Mahliadi berdasarkan keterangan korban.

Korban telah bekerja sebagai pembantu di rumah seorang majikan di Malaysia, selama enam bulan terhitung sejak Maret 2018 hingga Januari 2019.

"Selama bekerja sebagai pembantu rumah tangga, korban kerap dipukuli dan mendapat pengancaman oleh majikannya," ujarnya.

Kemudian, Syarifah menghubungi keluarganya di kampung halaman menceritakan nasib pahit yang dialaminya di Malaysia, hingga selanjutnya dilaporkan kepada Polisi Malaysia, kemudian korban dipulangkan ke Indonesia.

"Kemudian pada 24 Januari 2019, korban membuat laporan ke Mapolres Pidie atas kasus penipuan yang dilakukan tersangka," ujarnya.

Komentar

Loading...