Unduh Aplikasi

Korban Penggusuran Terlantar di Cunda Plaza

Korban Penggusuran Terlantar di Cunda Plaza
LHOKSEUMAWE - 40 jiwa korban penggusuran di areal pinggir sungai bangunan bekas Cunda Plaza, Desa Keude Cunda, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Minggu (24/40), masih terlantar, dan tak memiliki tempat tinggal. "Tidak ada tenda maupun bantuan tanggap darurat yang diberikan oleh Pemkot Lhokseumawe. Padahal kami sudah menempati kawasan tersebut hingga puluhan tahun lalu, saat ini terpaksa membangun gubuk darurat untuk keluarga mereka berteduh," kata Siti Hajar, salah seorang warga yang tergusur.

Siti Hajar mengaku sangat kecewa terhadap Pemerintah Lhokseumawe. Pasalnya, pemerintah seperti tutup mata, dan tak memberikan bantuan apapun kepada masyarakat yang sudah digusur. Saat ini, warga hanya membangun gubuk yang tidak layak huni. "Kami tinggal di gubuk yang kondisinya tak berdinding. Kami hanya menutup dinding dengan memakai kain atau terpal spanduk saja. Apalagi warga yang tinggal disini bekerja sebagai kuli serta pemulung," jelasnya.

Bahkan, sebagian warga sudah mulai diserang penyakit, terutama anak-anak yang masih kecil. Karena kondisi saat ini mereka tidak bisa beristirahat dengan kondisi yang layak, serta makan yang tidak teratur lagi.

Hal senada juga disampaikan Murdani. Dirinya menilai Pemerintah Lhokseumawe, tidak ada kepedulian terhadap warga. Bahkan, kehadiran Wali Kota Suadi Yahya, saat proses penggusuran tidak memberikan motivasi apapun kepada korban penggusuran. "Wali kota hannya ketawa-ketawa saja di lokasi, bukan memberikan semangat kepada kami disini. Tadi malam ketika hujan turun, kami semua kebasahan, kondisi tersebut membuat semua pakaian dan perabotan serta barang elektronik kami basah, karena tidak tahu harus mengevakuasi kemana lagi,” ungkapnya.

Untuk itu, masyarakat berharap kepada Pemerintah Lhokseumawe, agar bisa memberikan tempat tinggal yang layak huni bagi masyarakat yang sudah digusur. Dan kepada dinas terkait untuk medirikan tenda darurat atau dapur umum.

Komentar

Loading...