Unduh Aplikasi

Korban Kebakaran Keude Simpang Kramat Mengungsi di Tenda Darurat

Korban Kebakaran Keude Simpang Kramat Mengungsi di Tenda Darurat
Masyarakat membantu memadamkan api yang membakar puluhan ruko dan kedai milik warga Keude Simpang, Kramat, Kecamatan Simpang Kramat, Aceh Utara, Sabtu (27/1). Foto: Ist

LHOKSEUMAWE - Puluhan kepala keluarga (KK) korban kebakaran di Keude Simpang Kramat, Kecamatan Simpang Kramat, Aceh Utara, terpaksa mengungsi ke tenda darurat dan meunasah setempat, Minggu (28/1) malam.

Kebakaran yang terjadi, Sabtu (27/1) sore mengambil harta benda mereka. Tak banyak yang bisa mereka selamatkan. Barang-barang berharga itu dalam sekejap musnah. Yang tersisa puing dan tumpukan debu di tempat tinggal mereka.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman melalui Kapolsek Simpang Kramat, Ipda Azis mengatakan, hingga tadi malam pihak pemadam bersama masyarakat masih berusaha melakukan pemadaman api di sejumlah titik lokasi kebakaran.

"Pemadam kebakaran bersama warga masih berusaha melakukan pemadaman di sekitar lokasi karena sebahagian ruko api masih ada yang menyala," kata Azis kepada AJNN, Minggu (28/1) malam.

Azis menambahkan, untuk data sementara yang diperoleh pihaknya, ada sekitar 58 ruko yang terbakar ditambah satu unit rumah semi permanen. Rata-rata bangunan ruko yang ludes terbakar berkontruksi kayu dan semi permanen.

"Data sementara ada sekitar 58 ruko yang terbakar ditambah satu unit rumah semi permanen, dengan jumlah total kepala keluarga yang mengungsi sebanyak 65 kk," sebutnya.

Baca: Ibukota Kecamatan Simpang Keuramat Membara

Adapun kronologi kejadian menurut keterangan dari masyarakat di sekitar lokasi mengatakan, sempat melihat kumpulan asap yang berasal dari salah satu atap dapur ruko milik salah seorang warga di lokasi kebakaran.

“Informasi dari masyarakat menyebutkan sebelum api melahap puluhan ruko, sempat melihat kumpalan asap dari salah satu kedai milik warga di sekitar lokasi,” ujarnya.

Menurut Azis, api dapat dipadamkan sekira pukul 17.30 WIB, setelah sepuluh unit armada pemadam kebakaran milik Pemko Lhokseumawe, Pemkab Aceh Utara, PT. PAG Arun dan Water Canon milik Brimob Kompi B, dikerahkan ke lokasi.

“Sesuai intruksi pimpinan kami bersama pihak TNI masih berada di lokasi untuk melakukan pengamanan lokasi kebakaran untuk mengantisipasi terjadinya penjarahan barang-barang milik korban,” imbuhnya.

Adapun bantuan yang telah disalurkan melalui Satgana, Dinas Sosial dan anggota DPRK Aceh Utara, sebut Azis, berupa mie instant, beras, telur, minyak goreng, sarung, selimut dan alas tikar bagi korban kebakaran.

“Selain pos keamanan dinas terkait juga telah mendirikan tenda pengungsian dan juga dapur umum di Meunasah Keude Simpang IV desa setempat,” terangnya.

Komentar

Loading...