Unduh Aplikasi

Korban Gempa Pidie Jaya akan Terima Dana Santunan

Korban Gempa Pidie Jaya akan Terima Dana Santunan
Menteri Khofifah Indar Parawangsa meninjau stok kebutuhan beras. Foto: Tommy

BANDA ACEH - Kementerian Sosial akan menyantuni keluarga korban gempa di Pidie Jaya. Santunan yang diberikan tersebut berupa santunan kematian sebesar Rp 15 juta, untuk korban luka berat Rp 5 juta dan luka ringan Rp 2,5 juta.

"Saat ini kemensos sedang mengidentifikasi ahli waris untuk selanjutnya diberikan santunan kepada korban yang terkena musibah gempa bumi," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, di Pidie Jaya, Jumat (9/12).

Selain itu kita juga akan memberikan layanan trauma healing dan konseling kepada korban gempa. Dengan harapan para korvan bisa melupakan kejadian gempa dan kembali bersemangat menjalani kehidupan.

Saat ini, kata Khofifah, jumlah bantuan sosial yang disalurkan pemerintah melalui Kementerian Sosial mencapai Rp 5,48 miliar. Bantuan tersebut disalurkan sejak hari pertama pascagempa.

Adapun bantuan yang diberikan terbagi dalam sejumlah sub bantuan, antara lain bantuan logistik Rp 2 miliar, santunan korban Rp 2,2 miliar, bantuan sandang Rp 110 juta, bantuan peralatan sekolah Rp 75 juta, dan bantuan tool kit psikososial sebesar Rp 115 juta.

"Santunan korban diberikan kepada 96 ahli waris korban meninggal dan 153 korban luka berat," kata Khofifah.

Jumlah santunan yang disalurkan bisa saja bertambah sesuai situasi kondisi di lapangan. Namun yang penting, penyaluran seluruh bantuan dilakukan merata sesuai kebutuhan di lapangan. Khofifah mengatakan terus memonitor dan meminta tim untuk menyisir para korban gempa di tiga kabupaten dengan tingkat kerusakan terparah, yakni Pidie Jaya, Pidie, dan Bireuen.

“Jangan sampai ada pengungsi yang tidak memperoleh bantuan dan terlantar," kata Khofifah.

Terkait dengan kesediaan logistik beras, menurut Mensos saat ini mencukupi dan aman untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi korban bencana. Bahkan jumlah yang tersedia saat ini cukup untuk dikonsumsi hingga enam bulan mendatang.

Dalam kondisi darurat, kata Khofifah, bupati/wali kota bisa mengeluarkan cadangan beras pemerintah (CBP) hingga 100 ton. Jika tidak mencukupi, gubernur bisa mengeluarkan 200 ton beras.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...