Unduh Aplikasi

Korban bencana didominasi kelompok rentan

Korban bencana didominasi kelompok rentan
Bencana
BANDA ACEH – Akademisi magister kebencanaan Universitas Syiah Kuala, Fatimahsyam, menyebutkan sebanyak 30-40 persen korban gempa dan Tsunami Aceh pada tahun 2014 lalu, didominasi oleh kelompok rentan.

Angka tersebut terungkap dalam diskusi publik memperingati hari penanggulangan bencana se dunia, yang diselenggarakan di Aula Tsunami dan Mitigation Research Center( TDMRC) Ulee Lheu, Banda Aceh, Senin (13/10).

Ia menyebutkan, mereka yang termasuk dalam kelompok rentan ini meliputi bayi, balita, anak-anak, ibu yang sedang mengandung dan penyandang cacat dan lanjut usia.

Selama ini perempuan kurang terlibat dalam kegiatan-kegiatan kampung siaga bencana, terkadang terlibat hanya formalitas saja, karena di anggap lebih cocok di ruang domestic atau perempuan sendiri tidak bersedia terlibat karena tidak penting dan tidak paham.

”Hal ini karena di sebabkan para anak-anak dan perempuan keberadaan mereka sering berada di rumah pada saat terjadi bencana,” ungkap Fatimahsyam.

Selain itu ia juga menyebutkan keberadaan berbagai peraturan pemerintah terhadap penanggulangan risiko bencana juga masih banyak yang harus di pertanyaan sejauh mana implementasinya.

Hal tersebut juga diperparah oleh paradikma masyarakat kita yang masih menganggap bencana itu sebuah takdir yang tidak perlu mencari solusi pencegahan terhadap keberaan bencana, sehingga tumpuan hanya pada bantuan Emergency.

”Setelah terjadi bencana, hanya berfokus pada menekan tingkat kerugian dan kerusakannya saja,” ujarnya. (01)

HENDRA KA

Komentar

Loading...