Unduh Aplikasi

Korban Banjir Pantee Mutia Tidur di Pinggir Jalan Tanpa Tenda

Korban Banjir Pantee Mutia Tidur di Pinggir Jalan Tanpa Tenda
ACEH BARAT - Sebagian warga Desa Pantee Meutia, Kecamatan Arongan Lambalek terpaksa mengungsi ke pinggir jalan karena rumah mereka terendam banjir setelah hujan deras melanda Kabupaten Aceh Barat beberapa hari terakhir. Warga Desa itu mengungsi ke jalan sejak Kamis, (25/8) malam sekira pukul 22.00 WIB.

Kepala Desa Pantee Mutia, Karmizal, mengatakan warga mengungsi ke pinggiran badan jalan lintas Meulaboh- Banda Aceh tanpa tenda pengungsian.

Menurut Karmizal, bagi anak- anak dan kaum perempuan mengungsi kerumah- rumah warga atau sanak famili yang tidak terendam banjir, karena tidak memungkinkan tidur di badan jalan atau emperen kios milik warga.

"Untuk jumlah rumah yang terendam semuanya 84 unit dengan jumlah 289 jiwa. Ketinggian air capai 1,5 meter," kata dia.

Selain desa tersebut, desa lainnya yang terendam banjir yakni Desa Suak Ie Beusoe, Suak Biduk, sebahagian desa suak Keumudee dan arongan dengan ketingian air 1,5 meter

Warga desa setempat, mengharapkan adanya bantuan tenda serta makanan sebagai tempat penampungan sementara selama pemukiman mereka terendam banjir.

"Hingga saat ini tidak ada bantuan dari BPBD maupun instansi lainnya yang datang melihat kondisi kami. Pak camat ada tadi kemari cuma tidak bilang apa- apa," ungkapnya.

Banjir yang terjadi di daerah tersebut akibat dari tersumbatnya saluran muara yang terhubung dengan sungai Woyla sehingga air tidak dapat mengalir ke laut.

Komentar

Loading...