Unduh Aplikasi

Korban Banjir di Lhokseumawe Kekurangan Air Bersih

Korban Banjir di Lhokseumawe Kekurangan Air Bersih
Kondisi banjir di Kecamatan Blang Mangat.Foto : AJNN/ Sarina 

LHOKSEUMAWE – Korban banjir di Kota Lhokseumawe mengaku kekurangan air bersih sejak dua hari terakhir. Pasalnya, sumur mereka sudah tertutupi dengan genangan banjir dan berlumpur.

Kasi Pemerintahan Gampong Hasan Kareung, M Basyir Suryadi kepada AJNN mengatakan, total penduduk di desa tersebut sebanyak 257 kepala keluarga, dan setengah KK dari angka tersebut rumahnya sudah terendam banjir.

“Tinggi air rata-rata sudah melebihi satu meter, namun warga yang rumahnya terendam memutuskan untuk tidur di tempat saudara,” tutur Basyir, Sabtu (5/12).

Basyir menambahkan, untuk air bersih mereka mengaku terkendala. Sehingga, ketika ingin mandi atau berwudhu, harus ke rumah tetangga yang agak jarak dari lokasi banjir tersebut.

“Harapan kita, Pemerintah Kota Lhokseumawe segera meninjau rumah warga yang banjir dan memberikan solusi. Karena setiap tahun kondisi ketika musim hujan tiba selalu terendam,” katanya.

Basyir menambahkan, Gampong Hasan Kareung, Mane Kareung dan Rayeuk Kareung selalu menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba. Namun, dirinya mengaku banjir kali ini paling parah.

“Penyebab banjir ini, disebabkan saluran air yang rendah. Sehingga ketika hujan tidak tertampung,” imbuhnya.

 

Komentar

Loading...