Unduh Aplikasi

Kondisi Jalan Rusak Parah, Proyek Multiyears di Aceh Tamiang Diminta Dikerjakan Segera

Kondisi Jalan Rusak Parah, Proyek Multiyears di Aceh Tamiang Diminta Dikerjakan Segera
Kondisi jalan yang rusak parah di Kampung Pante Cempa. Jalan tersebut masuk dalam program proyek multiyears. Foto : For AJNN.

ACEH TAMIANG - Warga Kampung Pante Cempa, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang meminta kepada Pemerintah Aceh, khusunya pemenang tender proyek multiyears agar pekerjaan proyek peningkatan jalan batas Karang Baru - Aceh Timur dikerjakan segera.

Pasalnya, kondisi jalan milik Pemprov Aceh di Kabupaten Aceh Tamiang yang mengarah ke Kampung Pante Cempa kondisinya sudah rusak parah. Masyarakat sangat kesulitan melintasi jalan tersebut.

Kondisi jalan yang rusak parah terletak di pintu masuk Kampung Pante Cempa hingga Kampung Bengkelang Kecamatan Bandar Pusaka. Jalannya berlumpur dan licin.

"Kondisi jalan di sepanjang menuju kampung Pante Cempa sangat memprihatinkan. Kami berharap proyek pekerjaan jalan yang masuk dalam program multiyears segera dikerjakan oleh rekanan," kata Agus M. Arifin, salah seorang warga Kampung Pante Cempa, Senin (14/12).

Menurut Agus, kondisi jalan rusak parah di kampungnya sudah lebih dari dua bulan terjadi. Kerusakannya terletak di beberapa titik dengan panjang kerusakan per titik mencapai 100 meter. Jika hujan seperti saat ini, jalan sangat sulit dilewati kendaraan.

"Sudah lama jalan disini rusak, tapi belum ada perbaikan sama sekali. Kalau hujan banyak mobil pribadi yang terjebak lumpur," kata Agus.

Padahal, kata Agus, jalan tersebut termasuk akses untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, jika hancur hingga tidak bisa dilewati juga termasuk menghambat jalannya perkembangan ekonomi masyarakat.

"Karenanya, kami sangat berharap agar Pemerintah Aceh menaruh perhatiannya dengan cara memerintahkan rekanan yang telah menang tender untuk segera mengerjakan peningkatan jalan tersebut," pinta Agus.

Sementara itu, Ketua SHI Aceh Tamiang, M.Hendra Vramenia meminta kepada bupati Aceh Tamiang, Mursil untuk menyurati Gubernur Aceh agar proses pekerjaan pembangunan jalan batas Aceh Timur dengan Karang Baru dengan anggaran Rp69,8 Miliar dipercepat pekerjaannya.

"Jalan tersebut harus segera diperbaiki karena sangat dibutuhkan dan merupakan akses utama masyarakat Pante Cempa dan masyarakat Simpang Jernih, Aceh Timur untuk mengeluarkan hasil pertanian dan perkebunan ke Kota Kualasimpang," kata Hendra. 

Komentar

Loading...