Unduh Aplikasi

Komisi II DPR Aceh dan Uni Eropa Bahas Isu Lingkungan

Komisi II DPR Aceh dan Uni Eropa Bahas Isu Lingkungan
Hutan bakau di pesisir utara, Aceh. Foto: acehindiefoto.com

BANDA ACEH - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dan anggota kaukus pembangunan berkelanjutan bertemu dengan Duta Besar Uni Eropa. Dalam pertemuan tersebut keduanya membahas isu lingkungan dan mitigasi bencana. Dalam pertemuan tersebut, hadir Sekretaris Komisi II DPR Aceh Muhammad Amru, Kepala Delegasi Uni Eropa Vincent Guerend, akademisi dan anggota DPR Aceh lainnya, Kartini Ibrahim dan Kautsar.

Pada pertemuan tersebut Amru menjelaskan beberapa isu lingkungan di Aceh dan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) serta isu konflik satwa dengan manusia yang kini terus berlangsung, serta konflik masyarakat dengan Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) yang belum selesai.

"Kami berharap ada masukan dari Uni Eropa untuk memberikan solusi penyelesaian konflik tersebut," kata Amru.

Pihak Uni Eropa mengucurkan 52 juta Euro untuk lingkungan di Aceh. Namun menurut Uni Eropa banyak persoalan tentang lingkungan di Aceh belum selesai. "Penyelamatan lingkungan penting dan perekononian masyarakat juga penting kita berharap ini bisa seiring," jelas inisiator kaukus pembangunan itu.

Sementara Kepala Delegasi Uni Eropa Vincent Guerend mengatakan, Uni Eropa sangat berkomitmen dalam bidang lingkungan hidup dan keberadaan Leuser di Aceh. Pihaknya berharap sumber daya alam di Aceh bisa dikelola secara berkesinambungan supaya ekosistem Leuser di Aceh tetap terjaga.

"Aceh harus menjadi contoh bagi daerah lain, dan jangan sampai persoalan kebakaran hutan seperti di Sumatera terjadi di Aceh, untuk itu perlu dikelola secara berkesinambungan agar tutupan hutan di Aceh tetap terjaga," jelasnya.

Komentar

Loading...