Unduh Aplikasi

Komisi I DPRA: Pembahasan RAPBA Harus Secara Prosedural

Komisi I DPRA: Pembahasan RAPBA Harus Secara Prosedural
ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tgk Abdullah Saleh mengatakan pembahasan RAPBA 2017 harus dilakukan sesuai prosedur.

Menurut Abdullah Saleh mempercepat pengesahan juga penting tapi pembahasan yang cermat juga penting. Maksudnya pembahasan itu harus dilakukan secara cermat, agar tidak muncul program-progam yang tidak diinginkan.

Baca: Plt Gubernur Aceh Ngotot APBA 2017 Disahkan 31 Desember

"Pembahasan ini dilakukan secara cermat sehinga DPRA ini tidak terkesan semacam tukang stempel, asal setuju saja dengan dengan usulan eksekutif tanpa pembahasan," ujar Abdullah Saleh saat dijumpai di ruang kerjanya, Kamis (29/12).

Dia menjelaskan, jika tidak dilakukan pembahasan secara cermat ditakutkan muncul program-program yang tidak diketahui DPRA. dia mencontohkan seperti videotron di Dinas Pendidikan yang kemudian menjadi heboh.

"Jadi kalau tidak kita cermat bisa saja yang muncul kemudian proyek-proyek yang tidak kita pantau," tambah Abdullah Saleh.

Secara pribadi Abdullah Saleh menghendaki proses pembahasan RAPBA ini dilakukan secara prosedural.

"Jika dilakukan pembahasan secara cermat kemudian DPRA tidak lagi mempersoalkan itu nanti," katanya.

Komentar

Loading...