Unduh Aplikasi

Kokam Ikut Cari Ketua Pemuda Muhammadiyah Aceh Selatan yang Terseret Arus

Kokam Ikut Cari Ketua Pemuda Muhammadiyah Aceh Selatan yang Terseret Arus
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Sejak tenggelamnya anggota Farum Konservasi Leuser (FKL) Hendri Saputra pada Minggu (24/11) kemarin. Hingga hari ini belum ditemukan, tim gabungan masih terus melakukan penyisiran ke hilir sungai. 

Penyisiran hari ini, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) juga ikut bergabung mencari korban.  Seperti diketahui, Hendri Saputra juga sedang menjabat sebagai Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Aceh Selatan. 

Tambahan unsur yang terlibat (pencarian korban) dari Kokam," kata Kepala Kantor SAR Banda Aceh, Budiono dalam laporannya yang diterima AJNN, Rabu (27/11). 

Budiono mengatakan, hari ini tim kembali melakukan pencarian dengan mengerahkan dua unit LCR dari posko irigasi ke hilir sungai hingga 20 kilo meter, serta penyisiran melalui jalur darat dari pos irigasi menuju lokasi kejahatan. 

"Pencarian dengan menggunakan dua unit LCR dari posko irigasi ke hilir sungai 20 Km serta penyisiran darat dari posko irigasi menuju ke lokasi kejadian," sebutnya.

Baca: Belum Ditemukan, Pencarian Ranger FKL Terseret Arus Sungai Masih Berlanjut 

Seperti diketahui, Hendri Saputra hilang terseret arus sungai di wilayah Desa Blang Baro Rambong, Kecamatan Beutong, Nagan Raya, Minggu (24/11). 

Korban terseret saat melakukan penyeberangan sungai Krueng Inong untuk melakukan patroli satwa liar yang di kawasan Beutong, Nagan Raya bersama tiga rekan se teamnya. 

"Saat penyeberangan korban terseret arus. Kemudian rekan team berusaha memberikan pertolongan. Namun, korban tidak bisa tertolong sehingga dibawa arus sungai tersebut," kata Budiono dalam laporannya, Senin (25/11).

Pasca peristiwa itu, tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur seperti Pos SAR Meulaboh, Polsek, Koramil Beutong, Satgas SAR Nagan Raya, Tagana, PMI, RAPI Nagan Raya, FKL Beutong serta unsur masyarakat dan KOKAM terus melakukan penyisiran hingga hari ini.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...