Unduh Aplikasi

Koalisi Partai Lokal Desak KIP Aceh Besar Lakukan Perhitungan Ulang

Koalisi Partai Lokal Desak KIP Aceh Besar Lakukan Perhitungan Ulang
Sejumlah petinggi partai lokal di Aceh Besar saat menggelar jumpa pers. Foto: AJNN.Net/Rahmat Fajri

ACEH BESAR - Sejumlah partai politik lokal di Aceh Besar yakni Partai Daerah Aceh (PDA), Partai Nanggroe Aceh (PNA), Partai SIRA dan Partai Aceh (PA) mendesak Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat untuk melakukan perhitungan suara ulang karena diduga banyak terjadi kecurangan ditataran PPS dan PPK.

Permintaan perhitungan suara ulang tersebut didasari karena telah adanya rekomendasi dari Panwaslih Aceh Besar, dimana meminta KIP setempat melaksanakan perhitungan ulang untuk 220 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 115 gampong yang tersebar di 15 kecamatan.

Ketua Harian PDA, Tgk Mufadhal Zakaria mengatakan, berdasarkan rekomendasi Panwaslih Aceh Besar, seharusnya pada tanggal 2 sampai 4 April lalu, KIP sudah melaksanakan perhitungan ulang di beberapa TPS tersebut yang terindikasi telah terjadi kecurangan, namun hingga saat ini belum juga dilakukannya.

"PSU wajib dilakukan, tapi hingga hari ini belum dilakukan oleh KIP Aceh Besar," kata Mufadhal saat menggelar Konferensi pers di Samahani, Rabu dini hari (8/5).

Karena itu, pihaknya tidak akan menerima apapun keputusan KIP Aceh Besar nantinya sampai adanya banding kepada KIP Aceh.

Sementara itu, Wasekjen DPP Partai SIRA, Jufriadi Akmal merasa telah tertipu oleh KIP Aceh Besar. Pasalnya, pada saat pelaksanaan pleno rekapitulasi kemarin, Selasa (7/5), KIP Aceh Besar menjanjikan setelah skorsing sidang hingga usai salat tarawih, maka sidang pleno dengan agenda perhitungan ulang akan dilakukan pada pukul 22.00 WIB. Namun, hingga dini hari sidang belum juga dilanjutkan, bahkan tidak ada konfirmasi apapun ke mereka.

"Kami merasa tertipu oleh KIP Aceh Besar, kami dijanjikan habis tarawih dilanjutkan pleno perhitungan suara ulang, dan saat kami ke lokasi tidak mereka," ujarnya.

Hal senada juga diutarakan penasehat PNA Aceh Besar, Irmansyah. Ia mengatakan bahwa mereka telah menemukan beberapa pelanggaran yang terstruktur, sistematis dan masif, untuk itu pihaknya menuntut KIP melaksanakan rekomendasi Panwaslih tentang perhitungan suara ulang di beberapa kecamatan tersebut.

Menurut Irman, dalam hal ini KIP Aceh Besar tidak beritikad baik, karena mereka sudah berjanji akan melakukan pleno perhitungan ulang, tetapi tidak dilaksanakan nya sesuai dengan penyampaian mereka saat menskorsing sidang.

Kami menemukan beberapa palanggaran, kami menuntut KIP melaksanakan Panwaslih yaitu melaksanakan PSU di beberapa Kecamatan sesuai temuan pihak partai.

"Tapi tidak ada itikad baik melaksanakan itu. Kami mendesak putusan tersebut dilaksanakan. KIP skror sidang dan dibuka pukul 22.00 WIB dengan agenda perhitungan suara ulang. Namun tidak ada informasi apapun," tuturnya.

"Kami menganggap ini pelecehan terhadap kami, karena tidak melaksanakan keputusan mereka sendiri. Kami mengindikasikan ada permainan antara KIP dengan pihak tertentu," sambung Irman.

Kemudian, Ketua DPW PA Aceh Besar, Saifuddin Yahya alias Pak Cek juga mengatakan hal yang sama, ia menilai KIP Aceh Besar sudah mempermainkan partai politik kalau tidak melanjutkan sidang perhitungan suara ulang itu.

Apalagi, lanjut Pak Cek, ketika sampai pukul 00.00 WIB sidang belum dilanjutkan, pihaknya kemudian mendatangai Kantor KIP Aceh Besar, tetapi para komisioner tidak berada di tempat.

"Jika sidang diundurkan semestinya mereka mencabut skor dan menyepakati, tetapi kami tidak mendapatkan penjelasan apapun," ungkapnya.

Jika keadaannya seperti ini dilakukan KIP, kata Pak Cek, itu semakin meyakinkan pihaknya terhadap indikasi kecurangan yang sistematis dan masif.

"Sebelumnya kami meminta perhitungan ulang 220 TPS, maka mungkin kedepan kami meminta perhitungan ulang seluruh kotak suara di Aceh Besar," imbuhnya.

Dalam kesempatan konferensi pers ini, Sekretaris DPW PA Aceh Besar, Bakhtiar kembali menegaskan bahwa sikap KIP Aceh Besar pembukaan pleno rekapitulasi, dan dilanjutkan dengan sidang pembukaan kotak suara pada pukul 22.00 WIB malam ini.

"Namun kami belum dapat konfirmasi hingga pukul 1.30 WIB. Dan kami sudah silaturrahmi ke KIP Aceh Besar, namun tidak ada komisioner di kantor," pungkasnya.

Terkait rekomendasi perhitungan suara ulang tersebut, Ketua KIP Aceh Besar Agus Samsidi saat dikonfirmasi AJNN beberapa hari yang lalu belum mengangkat teleponnya, pesan singkat yang dikirimkan AJNN juga tak kunjung dibalas.

Komentar

Loading...